GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Musim Kemarau, Warga di Pati Beli Air Galon untuk Minum dan Masak

Musim kemarau yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berdampak pada pasokan air bersih di sejumlah wilayah. Salah satunya warga di Desa Ngastorejo, Jakenan.
Jumat, 25 Agustus 2023 - 12:54 WIB
Warga Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Pati, Jawa Tengah, membeli air galon isi ulang, Jumat (25/8/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berdampak pada pasokan air bersih di sejumlah wilayah tersebut. Salah satunya warga di Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan.

Warga di desa ini terpaksa harus membeli air galon untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak dan minum. Hal ini lantaran air dari Pamsimas yang biasa mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, saat ini rasanya menjadi asin akibat musim kemarau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sehari rata rata warga terpaksa harus merogoh kocek Rp 12.000 untuk membeli 3 galon air isi ulang.

Salah seorang warga, Sri Sutarmi mengaku membeli air galon isi ulang untuk minum dan memasak ini sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. Pasalnya, sejumlah sumur warga mulai mengering dan airnya asin.

“Beli air galon paling dua hari habis. Ya berat gak berat mau gimana lagi, karena kepepet untuk minum masak. Mau pakai Pamsimas kan airnya asin,” ujar Sri Sutarmi, Jumat (25/8/2023).

Sementara untuk kebutuhan mandi dan mencuci baju, Sri Sutarmi mengatakan terpaksa menggunakan air dari Pamsimas meskipun rasanya asin.

“Untuk mandi cuci baju pakai Pamsimas masih cukup, walaupun airnya saat ini asin karena kemarau,” imbuhnya.

Penjual air galon isi ulang, Agus, mengaku di musim kemarau ini mengalami peningkatan penjualan hingga sembilan puluh persen.

“Musim kemarau ini ada peningkatan penjualan yang lumayan, meningkat kurang lebih 90 persen. Sekarang per hari sekitar tiga ratus galon, sebelumnya paling dua ratusan galon. Untuk harga jual per galon Rp 4.000,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Ngastorejo, Parnoto, mengatakan, di Desa Ngastorejo ada sebanyak 390 kepala keluarga terdampak kekeringan ini. Kekeringan di desa tersebut sudah menjadi langganan setiap tahun.

“Disini yang terdampak kekeringan ya keseluruhan 390 KK, memang kebutuhan pada air saat ini,” ujar Parnoto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Desa Ngastorejo sudah berupaya membuat penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) pada tahun 2018 lalu. Namun kondisi air di Desa Ngastorejo saat musim kemarau rasanya asin.

“Untuk persiapan air kemarau ini mungkin tidak kurang (air Pamsimas), namun airnya asin. Untuk kebutuhan sehari hari untuk masak dan minum ini warga pakai air isi ulang beli,” pungkasnya. (arm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT