News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lestarikan Pusaka Nusantara, Kolektor Keris di Klaten Pamerkan Ratusan Koleksi Keris

Beragam cara bisa dilakukan untuk mengenalkan keris kepada generasi milenial. Mengingat, keris masuk daftar UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi.
Selasa, 8 Agustus 2023 - 20:48 WIB
Pengunjung melihat koleksi keris yang dipamerkan di Bale Agung Bhumi Koripan, Desa Segaran, Delanggu, Klaten, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Klaten, tvOnenews.com - Beragam cara bisa dilakukan untuk mengenalkan Pusaka Nusantara berupa keris kepada generasi milenial. Mengingat, keris Indonesia masuk dalam daftar UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi.

Salah satu upaya mengenalkan keris yakni melalui pameran. Seperti yang dilakukan sejumlah pecinta keris di Bale Agung Bhumi Koripan, Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratusan keris atau tosan aji dipamerkan di tempat ini. Keris-keris tersebut merupakan milik para kolektor dan pecinta keris dari berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Di tempat ini, selain melihat-lihat koleksi keris dari masa ke masa, pengunjung juga bisa melihat prosesi jamasan dan sidikara, yakni sebuah upacara ritual sebagai upaya merawat Pusaka Nusantara.

Ketua panitia, Agung Bakar menjelaskan pameran dan jamasan pusaka nusantara bertujuan untuk mengenalkan keris kepada generasi muda. Sekaligus menjalin silaturahmi sesama kolektor dan pecinta keris.

"Jadi kita mengenalkan keris bukan hanya dari isoterisnya saja tapi bagaimana keris bicara akan artistiknya, filosofinya yang agar kedepannya keris tidak menjauh dari generasi muda saat ini. Kita kenalkan kembali kita edukasi kembali, keris-keris kekinian kita munculkan kembali untuk mengenalkan kepada generasi muda," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan pameran keris dan jamasan pusaka nusantara ini disambut positif masyarakat. Salah satu pengunjung, Solahudin Ali menilai kegiatan ini sangat menarik dan berbudaya. Terlebih saat ini benda pusaka berupa keris sangat jarang dipamerkan.

"Saya kira bagus acara ini bagian dari nguri-uri kebudayaan dan mengingatkan generasi sekarang dengan tinggalan masa lalu dan saya kira apa yang diinginkan panitia ini sangat bagus," ujarnya. (ags/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT