News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Apes Satpam Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Dipecat karena Terima Tip Rp5.000, Ratusan Karyawan Mogok Kerja

Salah seorang satpam di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, berinisial ES dipecat usai menerima uang tip Rp5.000 dari pengunjung. Surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini telah diterimanya sejak Rabu, (14/6/2023) malam.
Senin, 19 Juni 2023 - 00:58 WIB
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Sumber :
  • Tim tvOne/Effendy Rois

Surakarta, tvOnenews.com - Salah seorang satpam di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, berinisial ES dipecat usai menerima uang tip Rp5.000 dari pengunjung. Surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini telah diterimanya sejak Rabu, (14/6/2023) malam.

Menurut ES pemecatan ini diawali dari sang pimpinan yang menerima sebuah potongan video yang memperlihatkan dirinya menerima tip dari pengunjung. Kemudian tak berselang lama dirinya langsung dikeluarkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Itu pimpinan dapat video dari seseorang. Jadi waktu setelah dapat video hari itu juga saya dikeluarkan. Pengirim video siapa, saya juga kurang tahu," katanya saat dikonfirmasi.

Meski demikian. ES mengatakan bahwa untuk masalah tip dari pengunjung aturan dari pimpinan sebelumnya adalah diperbolehkan selama tidak meminta secara langsung. 
 
"Kalau dikasih ya diterima jangan meminta untuk memasang tarif. Ya sudah kita laksanakan sesuai perintah pimpinan. Hasil dari uang itu dikumpulkan juga buat bareng-bareng, buat dana sosial," imbuhnya. 

ES menyebut aturan itu sudah ada usai lebaran. Namun, usai dirinya dikeluarkan aturan tersebut diubah. Karyawan dilarang menerima tip dalam bentuk apapun. 

Akibat pemecatan tersebut, rekan satpam ES yang juga bekerja di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo bahkan sempat mogok kerja beberapa jam sebagai bentuk solidaritas.

"Itu yang menyebabkan anak-anak jadi mogok kerja. Setelah kejadian kenapa baru ada aturan kayak gini. Kenapa enggak dari awal," terangnya. 

Sementara itu Imam Besar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Anas Farkhani menjelaskan bahwa telah melakukan mediasi antara ES dengan perusahaan outsourcing PT Arsa. 

"Prinsipnya kami dari pengurus masjid memediasi suara-suara dari teman-teman yang bekerja di bawah PT Arsa. Terutama masalah yang temennya atas nama siapa diberhentikan karena menerima tips dari pengunjung," katanya. 

Anas mengaku telah meminta PT Arsa untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Dirinya mengatakan bahwa dinamika setelah bulan ramadan. Pengunjung di Masjid Raya Sheikh Zayed mengalami peningkatan hingga penuh dan sesak. 

"Dinamikanya setelah ramadhan itu crowded. Ternyata juga ada praktik praktik yang kami tanyakan menerima. Walaupun juga tidak ada kebijakan di kami jangan diteruskan. Wilayah di masjid kita tidak boleh meminta. Tapi ini udah kita berhentikan tidak boleh menerima tip," terangnya. 

Meski demikian mengingat animo jumlah pengunjung di Masjid Raya Sheikh Zayed ini yang mengalami peningkatan. Pihaknya mengaku sedang membicarakan masalah tips ataupun sedekah ini dari para pengunjung pada pihak terkait seperti Kementerian Agama (Kemenag) pusat dan juga Pemerintah Daerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Animo di masyarakat tinggi untuk berkontribusi menyumbang sesuatu pada masjid (zakat,infaq sadaqah). Untuk pengelolaan infaq dan zakat menunggu. Nanti bagaimana praktiknya, selama belum ada ijin. Belum ada sertifikat dari Baznas ya kami belum berani," paparnya.

Anas mengatakan bisa saja ke depan akan ada unit pengelola zakat atau lazis. Akan tetapi harus mengikuti aturan dan dikelola secara benar, transparan, akuntabel, dan juga dapat dipertanggungjawabkan. (ers/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Gara-gara Masalah Paspor, Kapten Go Ahead Eagles Blak-blakan Akui Kehilangan Dean James: Kami Menunggu!

Kapten Go Ahead Eagles akui kehilangan Dean James akibat polemik paspor di Belanda. Begini katanya soal nasib pemain Timnas Indonesia itu.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Dedi Mulyadi Minta Maaf Sudah Ingkar Janji? Karyawan Kebun Binatang Bandung Malah Terharu, Begini Faktanya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM), memantau langsung pencairan upah bagi para pekerja di Kebun Binatang Bandung oleh Pemerintah Provinsi Jabar. 
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT