News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gibran Rakabuming Raka Enggan Cawe-Cawe Soal Netizen Cabul Yang Hina Istrinya: Aku Santai, 'Ra Melu-Melu'

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku enggan menanggapi akun media sosial cabul yang menghina istrinya Selvi Ananda dan tak melapor ke pihak kepolisian
Selasa, 30 Mei 2023 - 12:30 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka
Sumber :
  • ANTARA

Diberitakan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka baru-baru membalas komentar miring netizen tentang istrinya, Selvi Ananda di media sosial.

Cuitan Pelecehan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang netizen menuliskan komentar negatif di kolom komentar sosial media Gibran saat ia membahas tentang Mario Dandy. Tak sesuai dengan topik yang sedang dibahas, netizen tersebut justru memberikan komentar negatif untuk Selvi Ananda.

"@gibran_tweet cil istri lo boleh juga lah ya jadi budak s** (edit.red)," tulis netizen twitter dengan akun @p40812 dikutip pada Minggu (28/5/2023). 

Gibran lantas menanggapi cuitan yang melecehkan istrinya tersebut dengan ancaman yang cukup menjadi sorotan. Pasalnya berbeda dari cara Gibran menanggapi, kali ini putra Presiden Jokowi itu sama sekali tidak menyematkan meme maupun emoji sehingga cuitannya terkesan sangat tegas. 

"Kurangin dikit lah yang kayak gini. Ntar diciduk nangis," ujar Gibran. 

Diketahui, Gibran memang aktif di media sosial khususnya Twitter. Ia kerap menuliskan cuitan lucu bahkan hingga berbalas komentar dengan netizen.

Warganet Murka

Tak hanya Gibran, banyak netizen yang murka atas cuitan pelecehan itu. Banyak dari mereka yang tampak geram dengan perkataan akun tersebut karena dinilai sudah melakukan pelecehan seksual. 

Apalagi ternyata akun itu sudah beberapa kali melecehkan Selvi, baik dengan menggunakan frase yang sama maupun mengunggah foto istri orang nomor satu di Kota Solo tersebut. 

"Laporan donk ini udah kurang ajar ....sabar boleh tp kasih efek jera ...@gibran_tweet," tulis netizen.  

"Setuju diciduk aja supaya tidak memanaskan situasi menjelang 2024," tulis netizen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang kayak gini wajib di ciduk mas, tolong gerakin lah orang buat nangkep. Mau ditegur baik2 ga akan sadar orang2 kek gini kalo yang mereka lakuin tu salah. Apalagi berlindung di balik akun anonim gini. Wajib dikerasin dikit biar paham," tulis netizen lainnya.  

"Kasih batasan mas, kalo masih nyinggung pribadi atau personal ya masih oke lah... Tapi kalo udah nyenggol anak, istri dan ibu, saya rasa udah ga bisa dikasih kompromi mas," komentar netizen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT