News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Warga Kebumen Menderita Diare Akut, Pemkab Tutup Sumber Mata Air

Sebanyak 37 warga Desa Giripurno, Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah terserang diare akut. Ada 15 balita di antaranya yang terdeteksi terdampak diare akut.
Kamis, 18 Mei 2023 - 11:49 WIB
Petugas medis mengambil sempel air yang dikonsumsi warga, Kamis (18/5/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Kebumen, tvOnenews.com - Sebanyak 37 warga Desa Giripurno, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah terserang diare akut. Sumber mata air yang menjadi konsumsi warga diduga tercemar bakteri E-coli.

Penemuan kasus bakteri E-coli bermula ketika ada anak-anak yang dilaporkan terkena diare akut. Anak tersebut langsung dilakukan penanganan di Puskesmas pada 6 Mei 2023 kemarin. Namun, kasus diare massal itu bertambah banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kades Giripurno, Parsum mengatakan berdasarkan laporan, ada 15 balita yang terdeteksi terdampak diare. Angkanya terus berkembang sampai hari minggu kemarin. Tapi sekarang sudah membaik kondisinya.

"Setelah itu grafiknya terus naik, tanggal 7 Mei 2023 ada empat, kemudian tanggal 10 Mei ada delapan kasus, kemudian tambah-tambah terus sampai 37 kasus," terang Parsum. 

Parsum menjelaskan dari balita sampai lansia ada 37 orang terkena diare, di 3 RT yang mengalami gejala muntah-muntah dan diare selama beberapa hari. Bahkan ada 15 balita yang juga terserang bakteri tersebut.

Bakteri E-coli ini disinyalir menyebar melalui empat sumber mata air yang berasal dari lahan perhutani yang kadar bakteri E-coli mencapai 158 lebih tinggi dari ambang batas yakni 50. 

Untuk sementara ini, sumber mata air tersebut ditutup oleh pemerintah desa, guna mengantisipasi menyebarnya penyakit tersebut. Pasalnya ada beberapa mata air yang disinyalir tercemar oleh bakteri E-coli.

"Berdasarkan hasil uji laboratorium bakteri E-coli itu disinyalir bersumber dari empat sumber mata air yang berasal dari lahan Perhutani. Kita sudah minta untuk dilakukan penutupan sementara karena harus dilakukan penanganan," pungkasnya.

Sebagian warga yang terdampak serius sempat dirawat di rumah sakit setempat. Hingga Rabu (17/5/2023) warga yang sempat mendapatkan perawatan telah dinyatakan sembuh, dan bisa kembali beraktifitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Samsiyah, salah seorang warga yang mengalami diare akut tersebut mengaku muntah-muntah, pusing, sakit perut sama BAB sampai kaki dan tangan kesemutan hingga lemas, dan sempat mendapatkan perawatan empat hari di rumah sakit.

"Saya muntaber sampai lemas, terus udah dibawa ke Pak Mantri masih biasa aja dan langsung dibawa ke PKU. Rasanya pusing terus perut sakit kram kaki sama tangan kesemutan. Alhamdulillah sekarang sudah mendingan," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT