News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semburan Lumpur Oro-Oro Kesongo di Blora Memakan Korban, 1 Warga Tewas Keracunan

Akibat letupan kawah Oro-Oro Kesongo diduga mengakibatkan Warino, salah satu warga Dukuh Pakuwon, Blora, Jawa Tengah, meninggal dunia, pada Rabu (12/4/2023).  
Rabu, 12 April 2023 - 14:02 WIB
Warino, salah satu warga Dukuh Pakuwon meninggal dunia di duga terkena gas beracun oro-oro Kesongo, Rabu (12/4/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Agung Wibowo

Blora,tvOnenews.com - Akibat letupan kawah Oro-Oro Kesongo diduga mengakibatkanWarino, salah satu warga Dukuh Pakuwon meninggal dunia, pada Rabu (12/4/2023).  

Selain Warino, warga lainnya yaitu Suwadi  warga Gabusan juga dikabarkan masuk Rumah Sakit yang diduga terkena gas beracun. Sementara itu setidaknya belasan ayam dan entok yang berada tak jauh dari semburan lumpur juga mati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Oro-Oro Kesongo di Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah kembali mengeluarkan semburan lumpur panas setinggi 30 meter sejak Selasa, (11/4/2023) kemarin.

Kapolsek Jati, Iptu Subardi, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa erupsi keempat terjadi pada waktu Subuh dan sekitar pukul 6.00 WIB asap bercampur embun terlihat disekitar lokasi. Saat itu Warino sedang menjaga hewan ternaknya di area Kesongo. Diduga keracunan gas belerang, ia akhirnya meninggal dunia.

“Korban meninggal sekitar pukul 7.00 pagi tadi saat sendang menjaga hewan ternaknya," katanya saat dihubungi pada Rabu, (12/4/2023). 

Semburan lumpur panas berwarna hitam di Oro-Oro Kesongo sebelumnya juga sempat terekam oleh warga dan beredar di media sosial. Semburan lumpur. Terlihat dari rekaman video tersebut, tidak ada aktivitas warga di dekat kawah panas ini.

Sementara itu, Kepala Desa Gabusan, Parsidi menjelaskan, seorang warga bernama Warino meninggal dunia setelah mengembala hewan peliharaan di sekitar Kesongo.

Sedangkan Suwadi, salah seorang yang masih kerabatnya dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit akibat keracunan gas yang diduga bersumber dari letupan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sewengi bledhos ping rolas. Awit sore wingi nganti esuk. 12 letusan. (Semalam meletus dua belas kali. Sejak sore kemarin hingga pagi tadi. Sebanyak 12 kali letusan),” terangnya.

Pihaknya mengaku tidak mengetahui secara pasti besar letupan lumpur itu, namun diperkirakan letupan lebih besar terjadi pada Selasa (11/4/2023) malam. (agw/buz) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT