News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Arus Mudik, Dishub Ramcek Bus dan Cek Kesehatan di Terminal Kajen Kab. Pekalongan

Petugas gabungan dari Dishub, Satlantas Polres Pekalongan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, melakukan ramcek dan cek kesehatan bagi para pengemudi bus
Selasa, 11 April 2023 - 09:32 WIB
Pemeriksaan kendaraan bus dan pemeriksaan kesehatan bagi para sopir dan kernet di terminal bus Kajen, Kabupaten Pekalongan, Senin (10/4)
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

Pekalongan, tvOnenews.com - Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pekalongan, Satlantas Polres Pekalongan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, melakukan pengecekan kelayakan angkutan lebaran (ramcek) dan cek kesehatan bagi para pengemudi bus di Terminal Bus Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Untuk sementara dari hasil pengecekan belum ada temuan bus yang tak layak beroperasi. Ada sekitar 10 bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang dilakukan pengecekan oleh petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengecekan dilakukan mulai teknis, kelengkapan surat-surat kendaraan,  mulai dari wiper, lampu,rem serta kondisi ban dan sebagainya. Sekaligus para sopir dan kernet bus dilakukan cek kesehatan dan juga tes urine oleh Dinas Kesehatan.

Kepala Dishub Kabupaten Pekalongan, Agus Purwanto, mengatakan bahwa awal bulan Maret 2023, sudah dilakukan Ramcek di beberapa garasi Perusahaan Otobus (PO). Tujuannya untuk memastikan angkutan kendaraan lebaran tahun ini aman beroperasi dan layak jalan.

"Hingga saat ini, hasil Ramcek dan pemeriksaan kesehatan sopir, sementara ini belum ada temuan," kata Agus Purwanto, saat ditemui di Terminal bus Kajen usai pemeriksaan kendaraan bus, Senin (10/04/2023)

"Sedangkan untuk hasil Ramcek di beberapa garasi bus, memang ada beberapa temuan, diantaranya beberapa bus yang sistem penerangannya tidak memenuhi syarat atau redup, perlu dilakukan perbaikan penerangan," lanjutnya 

Untuk kendaraan bus yang tak layak jalan dilarang beroperasi. Dishub Kabupaten Pekalongan hanya akan menempel stiker pada bus yang sudah lolos pemeriksaan dan dinyatakan layak jalan. Hal itu untuk memberi tanda kepada penumpang bahwa bus itu sudah melalui tahap ramcek dan lolos pemeriksaan dari petugas.

"Sedangkan untuk bus yang tak layak jalan, diharapkan untuk diperbaiki terlebih dahulu. Setelah dilakukan pemeriksaan, baru kami tempel stiker dan boleh beroperasi," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, salah satu sopir Bus Jurusan Pekalongan - Jakarta, Muhammad Setiabudi (37) yang ditemui usai pemeriksaan kesehatan, mengaku setuju dengan pemeriksaan kendaraan dan pemeriksaan kesehatan oleh dinas terkait. 

"Saya mengapresiasi Petugas yang sudah melakukan pemeriksaan, baik pemeriksaan kendaraan bus maupun pemeriksaan kesehatan bagi para sopir di terminal ini.  Kan juga demi penumpang agar merasa nyaman dan aman selama perjalanan. Tadi juga saya diminta cek kesehatan. Alhamdulillah hasilnya sehat semuanya," kata Muhammad Setiabudi. (hhm/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT