News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Ramadhan Polres Wonosobo Amankan 55 Kilogram Serbuk Mercon

Polres Wonosobo, Jawa Tengah, mengungkap penjualan obat petasan ilegal hingga puluhan kilogram. Dari pengungkapan tersebut polisi membekuk 3 orang pelaku.
Rabu, 29 Maret 2023 - 23:58 WIB
Gelar perkara polisi sita puluhan kilogram serbuk mercon di Mapolres Wonosobo, Rabu (29/03/23)
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Wonosobo, tvOnenews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Wonosobo, Jawa Tengah, berhasil mengungkap penjualan obat petasan ilegal hingga puluhan kilogram. Dari pengungkapan tersebut polisi membekuk 3 orang pelaku yang akan mengedarkan serbuk mercon ke wilayah Wonosobo dan Banyumas.

Menurut Kasat Reskrim Polres Wonosobo, AKP Kuseni, 3 tersangka penjual serbuk mercon ditangkap di dua lokasi yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tiga pelaku berhasil ditangkap di dua lokasi berbeda. FAS warga Kramatan ditangkap di pos ojek Mendolo. JP dan DM warga Temanggung diberhasil ditangkap di Kenjer, Kecamatan Kertek,” terang AKP Kuseni saat gelar perkara di Mapolres Wonosobo, Rabu (29/03/23).

Kuseni menambahkan dari penangkapan pertama, polisi mengamankan barang bukti dari tangan FAS serbuk mercon seberat 15,52 Kg.  Kemudian dari penangkapan kedua serbuk mercon yang berhasil disita dari pelaku JP dan DM yakni seberat 40 Kg.

“Lokasi pertama berhasil mengamankan 15,52 kilogram serbuk mercon yang dibungkus plastik. Kemudian dilokasi kedua kami berhasil mengamankan 40 kilogram obat petasan yang dibungkus plastik masing-masing plastik beratnya 100 gram,” ujarnya.

Selain mengamankan serbuk petasan, pihak kepolisian juga menyita beberapa barang bukti timbangan digital dan satu unit mobil yang digunakan pelaku untuk melakukan transaksi.

“Selain itu kami juga menyita timbangan dan satu unit mobil Colt warna hitam yang dibawa pelaku untuk transaksi,” tambahnya.

Sementara itu, dari penjualan serbuk petasan tersebut pelaku mendapat keuntungan Rp 15 ribu rupiah per ons.

“Pelaku mengaku baru tahun ini menjual serbuk petasan, dijual dengan harga Rp 35 ribu per ons dan saat membeli harganya Rp 25 ribu rupiah per ons.  Untuk penjualannya, para pelaku melakukan promosi serbuk mercon melalui Facebook,” kata AKP Kuseni.

Agar tidak menimbulkan bahaya, barang bukti berupa 55,52 kg serbuk mercon kini tengah disimpan dalam ruang tertutup dan akan segera dimusnahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami amankan diruangan yang tidak ada hantaran listrik dan tidak terkena sinar matahari. Selanjutkan akan dilakukan pemusnahan,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tiga pelaku tersebut dijerat dengan pasal 1 ayat (1) UU Darurat no 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana penjara 20 tahun atau pidana paling lama seumur hidup. (rbo/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT