GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menengok Pabrik Esemka di Boyolali, Warga: Karyawannya ada 130 Orang

Setelah lama tak ada kabar, akhirnya nama PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil Esemka kembali terdengar di awal 2023. Banyak warganet yang menyebut Esemka sebagai mobil 'gaib' termasuk keberadaan pabrik Esemka yang disebut-sebut berada di Boyolali, Jawa Tengah.
Rabu, 22 Februari 2023 - 17:48 WIB
Pabrik Esemka
Sumber :
  • Tim tvOne/Eko Hadi

Boyolali, Jawa Tengah - Setelah lama tak ada kabar, akhirnya nama PT Solo Manufaktur Kreasi selaku produsen mobil Esemka kembali terdengar di awal 2023. Banyak warganet yang menyebut Esemka sebagai mobil 'gaib' termasuk keberadaan pabrik Esemka yang disebut-sebut berada di Boyolali, Jawa Tengah.

Menariknya, Esemka membuat kejutan dengan ikut serta dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim tvOnenews menyambangi pabrik Esemka di Boyolali. Meski hanya bisa dipantau dari luar, warga Kepoh, Sambi, Jefri Ardianto, mengatakan karyawan Esemka ditaksir berjumlah 130 orang.

"Aktivitas pabrik paling saya lihatnya saat mereka pulang kerja sekitar jam 4 jam 5 sore. Karyawan kurang lebih katanya manajemen sekitar 130 orang. Katanya memproduksi mobil. Kedepannya mobil listrik katanya. Harapannya Pabrik Esemka ini makin berkembang," ujarnya, Rabu (22/2/2023).

Warga Gatak Senting, Hartini, mengatakan, keberadaan Pabrik Esemka menjadikan lingkungan tambah ramai. Terutama jalan yang dulu sepi sekarang ramai banyak kendaraan yang melintas.

"Jalan tambah ramai sekali sejak adanya pabrik Esemka. Karyawan pabrik banyak sekali. Pabrik produksi terus tidak ada hentinya. Waktu Corona kemarin saja masih masuk tapi cuma sebagian. Kalau sekarang sudah masuk semua dan ramai lagi," ujarnya.

Warga Candirejo, Demangan, Sartono, mengaku sangat paham perjalanan berdirinya pabrik Esemka di Boyolali. Menurutnya, dampak adanya pabrik ini menjadikan harga tanah naik signifikan.

"Saya ngikuti dari perkembangan awal dari pak Hendropriyono, cek lokasi dulu, aku juga ikut di dalamnya, tapi sampai sekarang ini belum ada dampaknya, belum begitu ada perubahan. Perubahannya hanya harga tanah jadi naik. Dulu itu sebelum Esemka itu paling Rp250.000 sampai Rp300.000 per meter yang pinggir jalan. Sekarang jadi Rp2 juta per meter," ujarnya.

Dampak lain, kata Sartono, mayoritas kondisi jalan semakin baik. Meski demikian kini ia tidak aktif lagi mengikuti perjalanan pabrik Esemka.

"Sekarang saya tidak aktif lagi, kalau dulu aktif karena saya selaku BPD. Teman saya dulu juga mengawal. Saat proses pertama gagal dan yang kedua kalinya setelah yang di dalamnya Hendropriyono, perizinan sudah lancar," ujarnya.

Sartono mengaku tidak mengetahui aktivitas di dalam pabrik. Setahu dia, pabrik masih memproduksi mobil. 

"Saya kurang tahu apakah masih produksi, informasinya masih tetapi kalau kita lihat di situ hanya beberapa karyawan saja," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara pribadi ia juga mendukung pabrik memproduksi mobil listrik.

"Soal mobil listrik kita ngikuti saja. Saat diresmikan Presiden Joko Widodo dulu saya tidak ikut karena yang diundang hanya beberapa yang berkompeten saja. Dulu kami itu hanya masyarakat untuk mengumpulkan beberapa KTP yang setuju, setelahnya itu kami tidak di dalamnya, kami hanya orang luar," ujarnya. (ags/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Isi Libur Lebaran, Ini 5 Rekomendasi Serial Dokumenter Olahraga di Netflix

Perjuangan atlet untuk meraih kemenangan di olahraga memang sesuai dengan tema Hari Raya Idul Fitri sebagai hari kemenangan. 
Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Bos Djarum Tutup Usia, Begini Jejak Besar Michael Bambang Hartono yang Bikin Como Meroket di Serie A

Kabar duka menyelimuti dunia bisnis Indonesia. Salah satu tokoh paling berpengaruh di Tanah Air, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) dalam usia 86 tahun.
Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Intip 9 Laga Final 3 Tim Terbaik di Klasemen Super League, Persib Tersenggol Dikit Persija Bisa Tersingkir Perebutan Juara

Setelah jeda libur lebaran dan FIFA Matchday edisi Maret 2026, Super League akan kembali menggelar kompetisi di pekan ke-26. Sembilan pertandingan tersisa pun menjadi layaknya final bagi tiga klub ini. 
Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Baru Juga Satu Race, Tapi Rekor-rekor Ini Pecah di MotoGP 2026! Dari Ducati Hingga Marco Bezzecchi yang Catatkan...

Gelaran MotoGP 2026 langsung menghadirkan sejumlah kejutan sejak seri pembuka di Buriram, Thailand yang berlangsung pada tanggal 27 Februari sampai 1 Maret lalu
Skandal Naturalisasi Mantan Lawan Megawati Hangestri Terbongkar: Palsukan Dokumen, Nasib Atlet Kini Terkatung-katung

Skandal Naturalisasi Mantan Lawan Megawati Hangestri Terbongkar: Palsukan Dokumen, Nasib Atlet Kini Terkatung-katung

Mantan lawan Megawati Hangestri kembali terseret dalam kasus skandal naturalisasi, usai pihak federasi dikabarkan telah melakukan pemalsuan dokumen.
Jadwal Final Four Liga Voli Thailand, Sabtu 21 Maret: Ada Big Match Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Hadapi Rivan Nurmulki

Jadwal Final Four Liga Voli Thailand, Sabtu 21 Maret: Ada Big Match Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC, Doni Haryono Hadapi Rivan Nurmulki

Jadwal final four Liga Voli Thailand 2025-2026, di mana dua pemain Timnas Voli Indonesia yakni Doni Haryono dan Rivan Nurmulki akan saling berhadapan di big match Nakhon Ratchasima vs Diamond Food VC.

Trending

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Truk Sumbu 3 Diduga Langgar Aturan SKB di Tol Cikampek, Kemenhub: Kepolisian sudah Melakukan Tindakan Tegas

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi sejumlah truk yang diduga dikawal oleh anggota TNI, melanggar aturan surat keputusan bersama (SKB) soal
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria Tak Habis Pikir, Belum Juga Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Mereka Sudah Pusing soal Masalah Internal Tim

Media Bulgaria tak habis pikir melihat situasi yang kini menimpa internal tim nasional mereka jelang hadapi lawan mereka, Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Bicara di Depan Publik Bulgaria, Ivan Kolev Bongkar Kekurangan Timnas Indonesia: Fasilitas di Sana Cukup Buruk

Ketika diwawancarai media Bulgaria, Ivan Kolev malah membongkar bagaimana kekurangan Timnas Indonesia di era kepelatihannya dalam periode 2001-2003 dan 2007.
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT