News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Bulan Terendam Banjir, Warga di Pati Bertahan di Atas Ranggon

Banjir yang terjadi awal Januari lalu dan sempat surut dua minggu, warga Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini kembali tergenang banjir setelah Sungai Silugonggo meluap lagi.
Selasa, 21 Februari 2023 - 15:07 WIB
Warga Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, beraktifitas diatas genangan banjir.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa TengahBanjir yang terjadi awal Januari lalu dan sempat surut dua minggu, warga Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kini kembali tergenang banjir setelah Sungai Silugonggo meluap lagi.

Intensitas hujan yang tinggi minggu lalu, membuat sungai Silugonggo tidak mampu menahan besarnya debit air dan meluap ke pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu Desa yang terdampak adalah Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Setelah banjir yang terjadi awal bulan Januari lalu sempat surut selama dua minggu, seratusan rumah warga di desa yang berada di sebelah timur Sungai Silugonggo ini kembali terendam banjir.

Ketinggian banjir antara 50 centimeter sampai 80 centimeter. Bahkan disejumlah titik ketinggian banjir mencapai satu meter. Beberapa rumah warga didepannya terlihat perahu kecil yang disiapkan guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu ketinggian banjir bertambah.

Menurut salah seorang warga, Sukar, sudah dua bulan rumahnya terendam banjir. Sempat surut total selama dua hari, namun sejak hari Kamis (16/2/2023) sungai Silugonggo meluap lagi dan merendam rumahnya.

“Ini sungai Silugonggo meluap lagi, hari kamis malam lalu. Air dari kudus lewat sungai Silogonggo kan turunnya disini,” ujar Sukar, Selasa (21/2/2023).

Posisi rumah sukar yang berada di dekat sungai Silugonggo dan areal persawahan menjadi seperti lautan. Praktis selama dua bulan ini dirinya hanya bisa bertahan di dalam rumah dengan membuat ranggon atau tempat tidur yang ditinggikan untuk beraktifitas sehari hari, seperti tidur, menonton televisi dan memasak.

“Mulai akhir Desember sudah mulai banjir, terus banjir bertambah tinggi sejak Januari hingga Februari. Minggu lalu sempat surut, kini banjir lagi. Aktifitas sehari hari ya diatas ranggon karena rumah terendam banjir lebih dari setengah meter,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain merendam pemukiman warga, banjir juga merendam areal persawahan. Akibatnya warga kini menganggur karena sawahnya terendam banjir dan hingga kini tidak bisa ditanami.

“Ini gak bisa kerja apa-apa karena sawah terendam banjir, menganggur total ini. Kemarin itu sempat merendam bibit, tapi terendam lagi terpaksa dijemur lagi,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT