News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Pilu 5 Pedagang Jaket Asal Garut: Dianiaya dan Dijarah Karena Diteriaki Penculik

Garut, Jawa Barat - Maraknya isu penculikan mulai makan korban tak berdosa. Lima pria asal Garut, malah menjadi bulan-bulanan massa di Desa Sukaraja Kecamatan Karangjaya Kabupaten Muratara,
Rabu, 8 Februari 2023 - 17:39 WIB
Keluarga korban
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufiq

Garut, Jawa Barat - Maraknya isu penculikan mulai makan korban tak berdosa. Lima pria asal Garut, malah menjadi bulan-bulanan massa di Desa Sukaraja Kecamatan Karangjaya Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan. Kelima pria tersebut merupakan warga asal Garut, yaitu Yosef Mulyana, Lucki Wanda, Dadang Wahyudi, Taufik Lubis, dan Asep Erwin.

Lima pedagang jaket asal Garut tersebut babak belur setelah dituduh penculik oleh warga. Keluarga korban di Garut, mengaku para korban nyaris mati, setelah diteriaki penculik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelima pria yang menjadi korban keberingasan massa itu juga mendapat perlakuan yang sadis, selain dianiaya, barang dagangannya pun dijarah, termasuk mobil yang ditumpangi mereka dirusak massa. Para korban pun babak belur dan nyaris tewas di tempat.

"Dituduh penculik, jadi saat menawarkan jaket ke warga, ada yang meneriaki culik, spontan masyarakat langsung menganiaya, terus membawa ke kantor desa, mobil dirusak, barang dagangan di jarah," kata Haryati, Suami dari Dadang Wahyudin, di kediamannya di Kecamatan Sukawening Garut, Rabu (8/2/2023).

Ia menerima kabar suami dan teman-temannya dikeroyok di Sumatera, pada Senin (6/2/2023). Keluarga di Garut dihubungi pihak Babinsa di lokasi kejadian pada malam hari

"Ada Babinsa yang hubungi keluarga di Garut, katanya suami ibu dan teman-temannya jadi korban penganiayaan dan penjarahan, dituduh sebagai penculik, tapi alhamdulilah semuanya selamat," tambahnya.

Keluarga di Garut tak terima korban diperlakukan sadis oleh massa yang banyak seperti itu, dan meminta aparat kepolisian menangkap para pelaku.

"Nggak terima lah pak, kan suami saya merantau untuk usaha, jualan jaket, tapi kok dijarah barang dagangannya. Bawa jaket itu 1.000 jaket, baru laku sebagian, sisanya 360 jaket dijarah, uang juga dijarah, HP, semuanya harta suami saya habis, termasuk mobil dirusak," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Haryati mengeluh, bahwa suaminya kini kesulitan untuk pulang, karena harta benda maupun uang sudah habis diambil para pelaku.

"Kesulitan pulang, terakhir komunikasi lewat HP Babinsa mau diantar sampai pelabuhan, tapi bingung pas mau nyebrang ke sini,"tutup istri korban. (thh/ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT