News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tembok Penahan Tebing Longsor, Kawasan Lingkungan Perumahan di Sumedang Terancam Akibatkan 11 Rumah Rawan Amblas

Akibat tidak kuat menahan debit air sungai yang deras, Tembok Penahan Tebing (TPT) sepanjang 25 meter longsor di kawasan Lingkungan Perumahan Grand Padasuka
Selasa, 25 Oktober 2022 - 04:48 WIB
tembok penahan longsor
Sumber :
  • Istimewa

Kabupaten Sumedang, Jawa Barat - Akibat tidak kuat menahan debit air sungai yang deras, Tembok Penahan Tebing (TPT) sepanjang 25 meter longsor di kawasan Lingkungan Perumahan Grand Padasuka Blok D RT 03 RW 06, Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (24/10/2022) malam.

Selain memutus akses jalan kendaraan roda empat, ambrolnya TPT tersebut mengancam 11 rumah warga yang berdekatan dengan aliran sungai. Petugas dari BPBD Sumedang yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi untuk membatasi aktivitas warga agar tidak mendekati area longsor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua RT 03 Perumahan Grand Padasuka, Mamay Sukmayati, longsor terjadi pasca hujan lebat yang mengguyur wilayah Sumedang membuat aliran Sungai Cisugan yang bermuara ke Cipeles mengalir deras, hingga mengakibatkan Tembok Penahan Tebing longsor.

"Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, akibat tergerus aliran Sungai Cisugan yang meluap saat terjadi hujan deras. Kan ini juga sudah lama retak-retak ibu berfikir ini pasti longsor, pas tadi setengah lima kejadiannya," kata Mamay.

Mamay menuturkan, ada sekitar 11 rumah warga yang terancam akibat peristiwa ini. Mengingat masih derasnya arus sungai, untuk mengantisipasi meluasnya longsoran, penanganan sementara di area bawah longsor akan di pasang karung berisi pasir.

"Kita juga sudah laporan dan kalau bisa secepatnya ditangani, kan takut merambat ke rumah-rumah yang lain," tuturnya.

Sementara itu Anggota Pusdalops BPBD Kabupaten Sumedang, Yuyu Rahayu mengatakan, pihaknya yang mendapatkan informasi langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan assesment serta memastikan lokasi steril untuk mencegah adanya korban.

"Penanganan sementara kita pasang garis polisi, biar tidak ada yg melintas atau mendekati. Karena kondisinya masih berpotensi longsor susulan, dikarenakan adanya retakan dan debit air sungai masih tinggi," kata Yuyu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panjang longsoran diperkirakan sekitar 25 meter dengan tinggi 2 meter tersebut, membuat sebagian badan jalan ikut tergerus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Terkait 11 rumah yang terancam, lanjut Yuyu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan warga beserta pemerintahan setempat.

"Himbauan untuk warga sementara yang punya kendaraan roda empat tidak bisa keluar dulu. Paling sementara roda dua yang bisa melintas dan parkir mobil diusahakan di luar area," ucapnya. (LSR

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT