News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Nakes dan Non-nakes Honorer di Sumedang Protes Rencana Penghapusan Tenaga Honorer Oleh Pemerintah

Mereka menuntut dan memprotes terkait rencana penghapusan tenaga honorer yang akan diberlakukan Pemerintah Pusat mulai tahun 2023.
Selasa, 19 Juli 2022 - 18:56 WIB
Aksi protes tenaga kesehatan honorer atas rencana penghapusan tenaga honorer oleh pemerintah
Sumber :
  • tim tvOne - Lutfi Setia Rafsanjani

Kabupaten Sumedang, Jawa barat - Ratusan tenaga kesehatan (nakes) honorer dan non-nakes se-Kabupaten Sumedang menggelarn aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (19/07/22). Mereka menuntut dan memprotes terkait rencana penghapusan tenaga honorer yang akan diberlakukan Pemerintah Pusat mulai tahun 2023.

Pantauan Tvonenews.com di lokasi, sebelum menuju Gedung DPRD Sumedang, ratusan Tenaga Kesehatan (Nakes) berjalan kaki dengan membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang peserta aksi Susi Siti Rohmah (34) mengaku tak gentar ikut aksi untuk memperjuangkan keinginannya, meski dirinya tengah hamil delapan bulan. Ia berharap aspirasi yang dilakukan saat ini didengar oleh DPRD, Pemda Sumedang serta Pemerintah Pusat.

"Iya intinya meskipun saya sedang hamil 8 bulan, tapi saya ingin juga keinginan hati kami didengar. Jadi intinya bukan hanya untuk p3k membuka untuk umum saja, tapi bagai mana nasib kami honorer semua di Sumedang. Saya menjadi tenaga honorer sebagai perawat di Puskesmas sudah 10 tahun," kata Susi.

Sementara itu, usai perwakilan honorer melakukan audiensi dengan para anggota dewan, Ketua DPRD Sumedang, Irwansyah Putra, langsung menemui massa yang melakukan aksi di depan gedung DPRD. Pihaknya, siap mengawal enam poin tuntutan yang diajukan Forum Komunikasi Honorer Nakes dan Non Nakes se-Kabupaten Sumedang, mulai dari pemerintah daerah hingga pusat.

"Jadi tidak perlu seleksi lagi, karena biasanya dibuka untuk umum. Kita khawatir tenaga honorer yang memiliki masa tugas bertahun-tahun bahkan puluhan tahun, bisa tereliminasi oleh yang baru. Sehingga nanti tidak perlu seleksi lagi secara umum. Cukup seleksi di instansi internal saja. Mana yang menang masa kerjanya sudah lama, ini didahulukan," kata Irwansyah.

Selama pengawalan tuntutan para honorer diajukan, DPRD Sumedang akan meminta juga untuk diadakannya kembali intensif bagi tenaga honorer nakes dan non nakes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada diantara mereka yang mengatakan, dulu mereka pernah terima (intensif), tapi sekarang hilang. Kita DPRD simpel saja, sesuatu yang baik kenapa harus dihilangkan. Lanjutkan lagi lah yang baik itu," ucapnya.

(lsr/ fis)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT