News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Bayi Stunting, Wakil Bupati Garut Genjot Penimbangan Bayi di Wilayah Perkotaan Rawan Gizi Buruk

Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut baru mencapai angka 90 persen, 16 persen di antaranya balita stunting. Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman
Sabtu, 2 Juli 2022 - 07:23 WIB
Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman
Sumber :
  • jabarprov

Garut, Jawa Barat - Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman mengatakan, hingga saat ini penimbangan balita yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut baru mencapai angka 90 persen, 16 persen di antaranya merupakan balita stunting.

“Yang terbesar, terbanyak itu Garut Kota ini ya kemudian juga Limbangan dan Wanaraja. Nah ini apakah ini juga ada hubungan dengan kemiskinan kota ya, karena kan kalau di kampung itu walaupun tidak mampu mereka mungkin masih ada makanan-makanan (yang) disiapkan oleh alam gitu ya. Masih ada ke kebun, ke sawah, ke mana gitu,” ucap Helmi dikutip Jabarprov, Sabtu(02/07/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya akan menugaskan dinas terkait untuk menganalisa mengapa 3 daerah tadi yang notabene berada di wilayah perkotaan, namun memiliki angka stunting yang cukup tinggi.

Ia mengungkapkan, jika nantinya data dari Bulan Penimbangan Stunting (BPS) sudah terkumpul semuanya, pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut dengan melakukan pemberian makanan tambahan bagi balita yang mengalami stunting.

“Ya kalau stunting itu pasti harus diberikan makanan nggak ada acara lain, kasih makanan, makanan itu apa yang harus kita berikan? Hasil penelitian ternyata yang harus kita berikan itu adalah yang banyak protein. Jadi kenapa ? karena hasil penelitian protein yang jarang dikonsumsi oleh anak-anak kita yang terkena stunting nah protein ini lah yang kita coba (berikan) tadi (seperti) telur ya, kemudian juga susu ya daging,” ujarnya.

Selain dari angaran desa (APBDes), Pemdakab Garut pun, lanjut Helmi, melalui APBD menganggarkan hal yang sama, serta ditunjang juga partisipasi masyarakat.

"Saya kira partisipasi masyarakat tidak usah menunggu kalau misalkan ada yang stunting ya itu bisa kita segera berikan makanan," katanya.

Camat Garut Kota Teten Sundara dalam sambutannya mengatakan, berkaitan dengan tingginya angka stunting di wilayahnya, pihaknya langsung menggalang dana untuk memberikan bantuan kepada keluarga yang memiliki balita stunting.

“Alhamdulillah hari ini sudah terkumpul dari ASN se-kelurahan dan kecamatan sudah terkumpul 8 juta dan dari TP PKK kelurahan se-Kecamatan Garut Kota 1,5 juta. Nah ini kami rencananya akan kerja sama dengan bagian gizi dari 3 Puskesmas apa yang harus dilakukan oleh kami dari tim stunting kecamatan dengan nilai uang demikian sejumlah 9,5 juta apa yang action kami di lapangan untuk membantu saudara kami yang berstatus stunting yang bisa tertolong atau terbantu dengan cepat,” katanya.

Sub Koordinator (Subkor) Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut Sri Prihatin menjelaskan, untuk BPS tadi, pihaknya sudah melakukan pengukuran dan penimbangan kepada 201.768 balita atau sekitar 90,8% dari target sebanyak 220 ribu balita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk 16% balita yang mengalami stunting, lanjut Sri, pihaknya akan melakukan intervensi secara khusus, baik dari Dinkes dan jajarannya, maupun peran serta masyarakat dan stakeholder terkait.

“Pemberian makanan tambahan untuk balita gizi buruk dan stunting ini di Kecamatan Garut Kota, dengan kita ambil dari yang gizi buruk sekitar 27 bayi balita dari 3 Puskesmas dengan sasaran 27 balita, dari tingkat Kabupaten Garut ini kita dapatkan untuk hasil balita dengan gizi buruk sekitar 243 balita dengan masih ada beberapa Puskesmas yang perlu diverifikasi untuk kasus balita dengan gizi buruk.” ujarnya. (ppk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT