News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Canggih ! Alumni ITB dan Rumah Amal Salman Gunakan IoT Deteksi Kesehatan Hewan Kurban

inovasi oleh Rumah Amal Salman bersama Alumni ITB Teknik Fisika Tahun 1977. perwakilan Alumni ITB uji coba Internet of things (IoT) untuk kurban terpadu..
Sabtu, 2 Juli 2022 - 06:41 WIB
Penggunaan Iot Sebagai Alat Deteksi Suhu Hewan Kurban
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, Jawa Barat - Jelang pelaksanaan kurban 1443 H ada inovasi yang telah di uji coba oleh Rumah Amal Salman bersama Alumni ITB Teknik Fisika Tahun 1977. Alat canggih berupa Internet of Things (IoT) untuk deteksi kesehatan dan suhu hewan kurban.

Parsaulian Ishaya Siregar, perwakilan Alumni ITB mengatakan  uji coba Internet of things (IoT) untuk kurban terpadu tahun ini. IoT sendiri merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ITB di tahun 2022 untuk mekanisme yang dapat mempermudah untuk mengetahui kondisi kesehatan hewan dengan mengukur bobot serta suhu hewan secara real time.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IoT akan memonitor jika domba kurban suhu tubuhnya tinggi (demam) dan jika bobot tubuhnya banyak menurun. IoT juga sebagai ikhtiar pelayanan Rumah Amal Salman agar pelaksanaan kurban bisa memenuhi syariah dan tentunya aman bagi setiap pengurban" kata Ishaya dikutip Jabarprov, Sabtu (02/07/2022).

Ishaya mengaku akan telah melakukan uji coba yang diadakan selama dua hari, Kamis - Jumat, 23 - 24 Juni 2022 ini berlokasi di Kandang Sapi Farm, Cikadut Kabupaten Bandung. Selama kegiatan, tim uji coba mengawasi alat dan tempat yang akan digunakan. 

Sementara itu, Project Officer IoT Qurban Terpadu Dianturi melihat kegiatan ini disambut luar biasa oleh para peternak dan rencananya ke depan IoT kurban terpaduProject Officer IoT Qurban Terpadu.  akan memantau pergerakan hewan qurban untuk lebih akurat dalam memonitoring hewan ternak.

"Di masa PMK ini perlu adanya QC secara cepat dan alat ini bisa mengukur bobot dan suhu hewan secara cepat dan akurat. Sehingga kondisi hewan bisa disajikan secara cepat dan dapat dipertanggungjawabkan kepada para pengurban. Ketika uji coba suhu rata - rata hewan harus memiliki 36 - 38 derajat Celsius untuk bisa dikategorikan aman, " kata Dianturi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pemantauan temperatur dan bobot dilakukan secara berkala atau bertahap. Hewan dipantau mulai dari lokasi peternak, saat penerimaan di lokasi penyembelihan, hingga saat akan disembelih. 

Pelaksanaan projek ini juga berkolaborasi dengan Politeknik Manufaktur Bandung dan PT. TBN sehingga bisa semakin banyak orang - orang atau lembaga yang terlibat dalam kebaikan.(ppk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT