News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi 3 Wartawan Gadungan Peras SMK 1 Sukabumi Rp5 Juta, Langsung Ditangkap Polisi

Tiga Orang yang mengaku sebagai wartawan diamankan Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota setelah diduga melakukan pemerasan terhadap Sekolah Menengah Kejuruan Negri (SMKN) 1 Kota Sukabumi pada Rabu (22/6/2022). 
Rabu, 22 Juni 2022 - 23:10 WIB
3 oknum wartawan ditangkap polisi
Sumber :
  • Tim tvOne/Rizky Agustana

Sukabumi, Jawa Barat - Tiga Orang yang mengaku sebagai wartawan diamankan Satuan Reskrim Polres Sukabumi Kota setelah diduga melakukan pemerasan terhadap Sekolah Menengah Kejuruan Negri (SMKN) 1 Kota Sukabumi pada Rabu (22/6/2022). 

Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Sukabumi, Juanda mengatakan, kejadian tersebut berawal dari pihak sekolahan menerima surat dua lembar dari media Presisi Hukum sebulan yang lalu soal permintaan konfirmasi terkait dengan penggunaan dana BOS tahun anggaran 2020 yang lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi pagi kebetulan saya rapat dari jam 08.00 sampai jam 10.00 selesai mereka datang dari pagi dan menunggu. Banyak ngobrol di ruang komite," ujar Juanda. 

Setelah selesai rapat, 3 orang yang mengaku media itu langsung mengikutinya ke ruangan, akhirnya Juanda mempersilakan masuk.

Saat itu Juanda memperkenalkan bahwa dirinya sebagai Kepala Sekolah di SMK 1, sebaliknya mereka dan mereka tidak menyebutkan nama dan hanya mengaku sebagai wartawan. 

"Setelah duduk, ngobrol hal lain sebentar, dia langsung konfirmasi terkait surat yang pernah dia kirim satu bulan yang lalu itu," ucapnya. 

Sementara pihak Sekolah sudah membuat tanggapan terkait surat yang dilayangkan tersebut apabila diminta pihak yang mengaku wartawan itu. 

"Ternyata tadi datang lalu konfirmasi terkait itu dan dia membacakan pencairan Dana BOS tahun 2021 padahal surat yang kami terima mempertanyakan dana bos tahun 2020, Angka-angkanya, tahap 1 segini. Lalu dia konfirmasi terkait penggunaan dengan angka itu, betul tidak, betul tidak," tuturnya.

Juanda pun menghadirkan pihak Bendahara untuk memberikan tanggapan masalah pertanyaan pencairan dana bos tahun 2021.

"Bendahara yang menjelaskan terkait penggunaan dana bos tersebut, Memang di situ dia konfirmasi kok ada dana segitu, dan mencatat koreksi ketidaksesuaian apa yang dibicarakan," paparnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam perdebatan itu ada salah satu di antara 3 orang yang mengaku wartawan itu membentak Juanda karena menurut mereka jawaban dari pihak Sekolah tidak memuaskan. 
"Saya lawan, saya bentak juga dia, sambil saya mengeluarkan data untuk menunjukkan bahwa ini BOS, (dana) Komite, ini BOPD," tegasnya. 

Singkat cerita, mereka meminta kepada pihak Sekolah untuk bersedia ditayangkan profil SMKN 1 Kota Sukabumi dengan embel-embel tarif iklan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT