News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Hujan Deras, Daerah Jampang Tengah Sukabumi Dikepung Banjir, Longsor Hingga Pohon Tumbang

Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang menyebabkan banjir, longsor dan pohon tumbang di beberapa wilayah Kecamatan Jampang tengah, Sukabumi
Senin, 6 Juni 2022 - 22:11 WIB
Petugas Gabungan Saat Mengevakuasi Pohon Tumbang Yang Menimpa Rumah Warga Dan Jalan Provinsi, Tepatnya Di Kampung Ciareuy, RT 014/004, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi Pada Senin (06/06) Sore.
Sumber :
  • tim tvOne/Rizki Gustana

Sukabumi, Jawa Barat - Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin kencang, menyebabkan banjir, longsor hingga pohon tumbang di beberapa wilayah Kecamatan Jampang tengah pada Senin (6/6/2022) sore hari. 

Kapolsek Jampang Tengah, AKP Usep Nurdin mengatakan, saat hujan deras disertai angin kencang pohon menimpa dua bangunan rumah warga milik H. Jenal dan Suntama di Kampung Ciareuy, Rt 014/004, Desa Sindangresmi, Kecamatan Jampangtengah pada pukul 15.20 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa yang dirugikan, karena hanya merusak rumah warga dan menutupi jalan provinsi.

"Tidak ada korban jiwa dalam bencana pohon tumbang itu, hanya saja selain merusak rumah warga, pohon tumbang juga menutupi jalan provinsi dan merobohkan dua tiang listrik," kata Usep.

Menurut keterangan Usep, diduga kejadian tersebut terjadi karena usia pohon yang sudah tua dan rapuh karena termakan usia. Hingga saat ini rumah warga yang tertimpa tersebut sudah dilakukan perbaikan.

"Saat ini sementara rumah warga itu, sudah diperbaiki dan pohon telah selesai dievakuasi oleh BPBD, Polsek, Koramil dan warga secara gotong royong. Sedangkan untuk jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta," paparnya. 

Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Jampang Tengah, Dadi Supardi menjelaskan, selain menyebabkan pohon tumbang akibat cuaca ekstrim tersebut  juga mengakibatkan  longsor di Kampung Ciagung, Rt 02/ Rw 07, Desa Jampang Tengah, Kecamatan Jampang Tengah. 

Dari longsoran tanah tersebut Dadi Supardi menjelaskan, tidak akan membahayakan pemukiman ataupun lahan pertanian warga.

"Longsor itu, tidak membahayakan pemukiman atau lahan pertanian. Karena hanya tebing bagian belakang rumah dan material longsoran tidak merusak dinding rumah," jelasnya.

Sementara itu ada bencana pohon kelapa dan pohon rambutan, yang terjadi di Desa Jampang Tengah hingga menimpa jembatan penghubung antar Kampung Bojong Lopang, RT 01/RW 01 dengan Kampung Jelebud, RT 05/RW 02 sudah ditangani oleh tim BPBD Kabupaten Sukabumi . 

"Untuk pohon tumbang di wilayah ini, sudah selesai ditangani oleh tim dari BPBD Kabupaten Sukabumi serta warga sekitar," paparnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kejadian pohon tumbang dan tanah longsor ada juga bencana banjir di Kampung Ciguha, RT 01/RW 10, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampang Tengah, yang mengakibatkan luapnya sungai Cikeruh dan menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui.

"Bukan hanya oleh kendaraan saja, untuk pejalan kaki pun sama jalan itu tidak bisa dilintasi. Namun, demikian saat ini air sudah kembali surut dan bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Sementara, untuk material longsoran belum di evakuasi mengingat debit air tidak memungkinkan untuk melakukan evakuasi," pungkasnya. (raa/mg5/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT