News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Tempat Pesta Seks, Polisi Gerebek Rumah Mewah di Depok Jabar dengan Barang Bukti 10 Kotak Alat Kontrasepsi

Sebuah rumah di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Diduga rumah tersebut menjadi tempat dari private party. Dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Petugas gabungan Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Depok ditemnukan 10 kotak alat kontrasepsi.
Senin, 6 Juni 2022 - 17:49 WIB
Rumah yang Menjadi Lokasi Private Party yang Digerebek
Sumber :
  • tim tvOne/Mely Kasna

Depok, Jawa Barat - Sebuah rumah di kawasan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Diduga rumah tersebut menjadi tempat dari private party. Dalam penggerebekan yang dilakukan oleh Petugas gabungan Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Depok ditemnukan 10 kotak alat kontrasepsi.

"Ada 10 kotak alat kontrasepsi yang belum digunakan, kami temukan di salah satu kamar. Barang bukti itu semua diserahkan ke Polda Metro Jaya ya, jadi siapa yang menyiapkan juga itu kami belum tahu," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, Senin (6/6/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yogen mengatakan, penggerebekan tersebut dilakukan pada sabtu (4/5/2022) malam hari.

Diduga lokasi tersebut merupakan lokasi untuk ajang pesta sex.

Setelah memeriksa beberapa panitia, diketahui tiket masuk untuk acara ini dibanderol mulai Rp300 ribu sampai Rp8 juta.

Acara pesta sex yang diadakan di komplek perumahan elit ini digelar di rumah yang memang disewakan untuk berbagai acara.

Penjaga rumah, Tiar mengatakan panitia acara menyewa lokasi tersebut awalnya untuk acara ulang tahun.

"Bilangnya dari kampus untuk acara ulang tahun makanya disewakan harga pelajar, Rp5 juta rupiah," ujar Tiar saat ditemui di lokasi, Senin (6/6/2022).

Lebih lanjut, Tiar tidak menyebutkan bahwa lokasi itu hanya menampung kapasitas 100 orang saja. Namun pada kenyataannya pengunjung yang datang mencapai hampir 400 orang. 

"Sudah ditegur juga tapi gimana orangnya banyak banget gitu, kami juga jadi bingung," ucapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengungkapkan pihaknya hanya membantu penggerebekan yang dilakukan Polda Metro Jaya.

Terkaitnya adanya laporan yang menyebut bahwa ada gelaran pesta di salah satu rumah perumahan elit.

"Benar ada private party di sana. Tiket masuknya mulai 300 ribu rupiah sampai yang VVIP itu dibanderol 8 juta rupiah," ujarnya

Pada saat penggerebekan, petugas menemukan alat kontrasepsi di salah satu kamar. 

Tak hanya itu, ditemukan pula sejumlah minuman keras di lokasi. Ia menegaskan bahwa private party tersebut bukanlah pesta bikini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang ada kolam renang tapi bukan pesta bikini ya," tuturnya.

Sementara kasus ini ditangani oleh Polda Metro Jaya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT