Solusi Dedi Mulyadi Pasca Bencana Longsor di Cisarua
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
tvOnenews.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan langkah pemulihan lingkungan pascalongsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dengan mengembalikan kawasan tersebut ke fungsi awalnya.
Lahan bekas longsor rencananya akan ditata ulang menjadi hutan bambu sekaligus kebun buah.
Dedi menyampaikan, program penghijauan akan melibatkan masyarakat setempat serta Perhutani selaku pemilik lahan.
Ia menegaskan, upaya tersebut tidak akan mematikan mata pencaharian warga yang selama ini menggantungkan hidup dari lahan garapan.
“Untuk lahan Perhutani akan kita hutankan kembali, tapi tanpa mengganggu penghasilan warga. Para penggarap justru akan langsung dilibatkan dan diberi tanaman, mulai dari bambu, tanaman hutan, hingga tanaman kebun atau buah,” ujar Dedi saat meninjau lokasi longsor, Selasa (27/1/2026).

- Istimewa
Lebih lanjut, Dedi memastikan warga yang ikut dalam proses penanaman akan mendapatkan kompensasi berupa upah harian. Upah tersebut diberikan sejak tahap penanaman hingga tanaman tumbuh kuat dan stabil.
Menurutnya, masa pendampingan dan perawatan tanaman dari bibit hingga dinilai kokoh diperkirakan memakan waktu sekitar empat tahun.
Selama periode tersebut, warga akan dipekerjakan sebagai tenaga penanaman dan perawatan.
“Kurang lebih empat tahun sampai tanamannya benar-benar kokoh, warga akan mendapatkan upah harian sebagai pekerja,” jelas Dedi.
Besaran upah, kata dia, disesuaikan dengan tingkat kesulitan medan. Untuk lokasi yang relatif dekat dengan permukiman, upah diperkirakan sekitar Rp50 ribu per hari.
Sementara untuk area yang sulit dijangkau, seperti lereng curam atau kawasan hutan di puncak gunung, upah bisa mencapai Rp100 ribu per hari.
“Kalau lokasinya jauh dari kampung, harus jalan ke atas gunung, biaya tanamnya bisa sampai Rp100 ribu per hari. Itu tergantung wilayahnya,” paparnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai kawasan terdampak longsor di Desa Pasirlangu memang perlu dikembalikan menjadi kawasan hutan.
Kebijakan ini diambil menyusul bencana longsor yang menewaskan puluhan orang dan diduga kuat dipicu oleh alih fungsi lahan yang tidak terkendali.
Diketahui, longsor menerjang permukiman warga serta area perkebunan sayuran di lereng Gunung Burangrang pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Load more