News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gawat! Puluhan Orang di Tasikmalaya Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp52 Miliar, Pelakunya Pasutri

Puluhan orang dari berbagai profesi di Tasikmalaya, menjadi korban penipuan bermodus investasi bodong. Total kerugian dari korban mencapai Rp52 miliar. 
Rabu, 24 April 2024 - 13:29 WIB
Korban memperlihatkan bukti transfer uang kepada pelaku
Sumber :
  • tvOnenews.com - Denden Ahdani

Tasikmalaya, tvOnenews.com - Puluhan orang dari berbagai profesi di Tasikmalaya, menjadi korban penipuan bermodus investasi bodong. Tak tanggung-tanggung, total kerugian dari korban yang berjumlah 25 orang itu senilai Rp 52 miliar. 

Dari 25 orang korban, profesi mereka beragam. Ada yang berprofesi sebagai pengusaha, perawat, selebgram hingga polisi. Namun, dari keseluruhan korban didominasi pengusaha. Pelakunya berjumlah dua orang yang merupakan pasangan suami istri berinisial O (32) dan SDM (31) warga Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang korban, Asya Nissa (26) mengatakan, sebelumnya kedua pelaku lancar dalam menjalankan bisnis investasi di bidang konveksi tersebut. Dalam bisnis ini, pelaku kerap mengaku berbisnis dengan BUMN dengan membuat hampers dan parsel lebaran, serta merchandise dari provider Telkomsel. Namun, pada tanggal 1 April 2024 lalu, kedua pelaku sulit dihubungi dan kabur meninggalkan rumah.

"Ini korbannya ada 25 orang, total kerugiannya sekitar 52 milar. Yang ketipu ini ada pengusaha, perawat, selebgram dan polisi. Kalau kebanyakannya sih pengusaha. Pelaku ini suami istri, stelannya syar'i, yang cewek pakai cadar. Dia kabur tanggal 1 April 2024, lost contact malem pukul 22.00 WIB," kata Asya, Selasa (13/4/2024) malam.

"Modusnya dia menawarkan proyekan konveksi, THR, proyek Telkomsel, merchandise BUMN, pengadaan alat kesehatan, pengadaan hampers, batik Korpri dan lainnya," sambungnya 

Asya menjelaskan, dalam ivestasi ini ia merugi Rp 970 juta. Uang yang dipinjamnya dari Bank untuk modal usaha itu ludes dibawa kabur pelaku. Selain itu, sehari sebelum kabur, pelaku sempat meminjam uang Rp20 juta.

"Saya sudah dimiskinkan sama pelaku, uang saya 970 juta rupiah, semuanya dibawa. Bahkan, dia selalu pinjam uang ke saya. Itu investasi sama pinjam uang 20 juta. Itu uang saya dapat pinjam dari Bank, untuk modal usaha," jelas Asya.

Asya dan puluhan korban lain sudah mendatangi rumah pelaku, tetapi kedua pelaku sudah meninggalkan rumah. Namun, para korban sudah menemukan rumah orang tua pelaku, dan meminta pasutri pembawa kabur uang investasi itu bertanggung jawab. Ia dan korban lain pun berencana akan segera melaporkan kasus ini ke polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akan laporan ke polisi, kalau korban lain udah lapora  secara individu. Kalau lapor secara kompak belum. Tapi, tadi udah ke rumah orang tuanya, kami meminta anaknya bertanggung jawab," pungkas Asya.

(dai/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT