News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Info Mudik, Jalur Utama Garut Padat Imbas Pengalihan Arus dari Jalur Nasional Menuju Bandung

Jalur utama Garut terpantau padat, karena adanya pengalihan jalur nasional wilayah Tasikmalaya yang saat ini terjadi kepadatan arus balik menuju Bandung
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 14 April 2024 - 01:21 WIB
Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas di wilayah Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (13/4/2024)
Sumber :
  • (ANTARA/Feri Purnama)

Garut, tvOnenews.com - Jalur utama Garut, sabtu (13/4/2024) malam terpantau padat, karena adanya pengalihan dari jalur nasional wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat, yang saat ini terjadi kepadatan arus balik menuju Bandung.

Kepala Bagian Operasi Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Suarna membenarkan adanya kepadatan kendaraan di jalur utama Garut karena ada pengalihan dari Tasikmalaya, baik pemilir maupun wisatawan dari Garut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kendaraan yang datang dari arah Garut menuju Bandung kami pantau pengalihan dari arah Polres Tasikmalaya Kabupaten ke wilayah Garut," kata Suarna di Pos Pengamanan Kadungora, Garut, Sabtu malam.

Sejumlah personel dari Kepolisian Resor Garut ditambah dari jajaran instansi lainnya sudah siap siaga disebar di jalur utama Garut untuk mengamankan arus lalu lintas kendaraan limpahan dari Tasikmalaya.

Koordinasi dengan kepolisian wilayah Tasikmalaya, kata dia, adanya pengalihan arus kendaraan ke Garut karena terjadi kepadatan di jalur selatan atau jalur nasional Tasikmalaya.

"Dampaknya terjadi kepadatan kendaraan yang datang ke arah Kabupaten Garut," katanya.

Ia menyampaikan upaya jajaran Polres Garut untuk mengatasi kepadatan itu dengan cara memberlakukan sistem satu arah yakni penarikan arus kendaraan dari arah Garut ke Bandung.

Lokasi penarikan arus kendaraan itu, kata dia, mulai dari arah perkotaan Garut menuju Leles, kemudian dari Leles dan Kadungora dilanjutkan ke arah perbatasan Kabupaten Bandung.

"Rekayasa dari perkotaan cara bertindak sepenggal, setelah terjadi penumpukan di Leles-Kadungora, kemudian dilanjut ke arah Kabupaten Bandung," katanya.

Menurut dia kepadatan arus kendaraan tersebut karena sudah memasuki arus balik yang puncaknya diprediksi Minggu bersamaan dengan mulai berakhirnya libur Hari Raya Lebaran.

"Arus balik sudah mulai kepadatan, volume kendaraan sudah bertambah rata-rata kendaraan luar kota," katanya. (ant/mii)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT