GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pergerakan Tanah Ancam Warga, Sebabkan 40 KK Mengungsi dan Sebuah Bangunan SD Hancur

Warga Kampung Cigombong, Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat, dikagetkan dengan bencana pergerakan tanah yang terjadi pada Kamis (29/02/2024) pagi.
Kamis, 29 Februari 2024 - 13:42 WIB
Kondisi SD Babakan Talang di Desa Cibedug Kecamatan Rongga KBB Ambruk usai terkena bencana susulan
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

Bandung Barat, tvOnenews.com - Warga Kampung Cigombong, RT 04 RW 13, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, kembali dikagetkan dengan bencana pergerakan tanah yang terjadi pada Kamis (29/02/2024) pagi, sebuah bangunan Sekolah Dasar (SD) dilaporkan rata dengan tanah. 

Selain bangunan SD, pemukiman warga dan akses jalan pun rusak lantaran pergerakan tanah tersebut melebar hingga 30 centimeter. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Desa Cibedug, Engkus Kustendi menyampaikan, sebanyak 44 Kepala keluarga (KK) terdiri 130 jiwa di kampung Cigombong terpaksa berbondong-bondong mengungsi meninggalkan rumah. 

Ia juga mengatakan untuk bangunan yang sudah hancur berjumlah 10 rumah, 1 SD mengalami kerusakan, serta 44 rumah terancam.

"Jadi warga yang terdampak ini sekarang mengungsi ke rumah saudaranya. Kemudian ada juga yang mengungsi ke Masjid Nurul Huda di Kampung Cigombong," kata Engkus Kustendi. 

Sampai saat ini sejumlah warga yang mengungsi belum kembali ke rumah, karena masih khawatir bencana susulan.


"Warga masih mengungsi sambil menunggu hasil assessment, apakah bisa kembali ke rumah masing-masing atau ada tindakan lain dalam waktu dekat. Kami memang minta supaya segera ada Badan Geologi meneliti kondisi di sini,"ujar Engkus.

Engkus Kustendi mengatakan, dampak dari bencana tersebut warga saat membutuhkan bantuan logistik berupa makanan, karena dengan adanya bencana ini warga tidak beraktivitas kembali untuk bekerja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebagian besar korban terdampak hanya bekerja sebagai serabutan, jadi mereka butuh bantuan, saat ini dibutuhkan itu tentu makanan, karena itu tadi warga jadi tidak bisa bekerja," kata Engkus.

(ila/ fis)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Clean Sheet tapi Dihujani Kritik, Maarten Paes Disebut Biang Masalah Ajax

Penampilan kiper Timnas Indonesia Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam kembali menjadi sorotan tajam. Meski mencatatkan clean sheet, performanya tetap menuai ...
Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, DPR Desak Buka-bukaan Data dan Kajiannya

Pemerintah Impor Beras Khusus dari AS, DPR Desak Buka-bukaan Data dan Kajiannya

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menyoroti polemik pernyataan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan terkait impor beras 1.000 ton dari AS
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT