News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Warga Bandung Antre Berburu Beras Murah SPHP

Ratusan warga Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat  sejak Senin (25/2) pagi pukul 07.00 WIB  mulai antre beli beras murah SPHP
Senin, 26 Februari 2024 - 11:34 WIB
Ratusan Warga Bandung Antre Berburu Beras Murah SPHP
Sumber :
  • tim tvOne - Cepi

Bandung, tvOnenews.com - Ratusan warga Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat 
sejak Senin (25/2) pagi pukul 07.00 WIB  mulai memadati Kantor Kelurahan Cisaranten  Kulon. Hal ini dilakukan demi membeli beras murah SPHP yang  disediakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung.

Dalam antrean itu, tampak terlihat ada ibu hamil, bu ibu yang membawa anaknya dan emak emak yang ikut mengantre berdesakan demi mendapatkan beras SPHP lima kilogram dengan harga  Rp 53 ribu rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu warga  yang sedang Hamil Nuryati mengatakan dirinya datang sejak pukul 07.00 WIB untuk ikut antre menebus berasa murah Rp 53 ribu  lima kilogram.

"Takut gak kebagian jadi datang pagi-pagi buat nebus beras murah ini," kata Nuryati saat ditemui tvOnenews.com, Senin (26/2/2024).

Nuryati mengatakan saat ini beras di pasar mahal, untuk beras medium itu saat ini di jual Rp 15.ribu perkilogram yang sebelumnya Rp 11.500 perkilogram, sementara Premium saat ini sudah dijual Rp 18 ribu perkilogram.

"Jadi makanya meksipun lagi hamil ikut antre selain ada beras murah di kecamatan ada paket sembako murah selisihnya 4000 sampai 10 ribu rupiah," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semetara itu, diketahui dengan tingginya harga berasa di pasaran Pemkot Bandung bandung sejak 19 Februari sampai 1 Maret 2024 menggelar operasi pasar beras murah SPHP dan bazar sembako murah yang di gelar di 30 Kecamatan per kecamatan  didrop 10 ton beras SPHP.

"Dan perharinya dilaksanakan 2 sampai tiga kecamatan dimulai sejak pukul 08 sampai selesai, hal ini guna meringankan masyarakat ditengah harga beras yang mahal."kata Pj Walikota Bandung Bambang Tirtoliyuliono. (cep/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT