News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Longsor di Sukabumi yang Menimbun 2 Warga

Memilukan, melihat kondisi di Sukabumi. Pasalnya, baru-baru ini beredar kabar detik-detik longsor yang menimbun 2 warga. Bencana tanah longsor yang terjadi
Senin, 4 Desember 2023 - 23:04 WIB
Detik-detik Longsor di Sukabumi yang Menimbun 2 Warga
Sumber :
  • istimewa - Antara

Sukabumi, tvOnenews.com - Memilukan, melihat kondisi di Sukabumi. Pasalnya, baru-baru ini beredar kabar detik-detik longsor yang menimbun 2 warga.

Bencana tanah longsor yang terjadi di Kampung Pamuruyan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu,(3/12/2023) itu menimbun dua warga dan mengakibatkan satu korban meninggal dunia.
 
"Korban meninggal diketahui bernama Encop Sopiah (51) dan korban selamat yakni Eva (20), keduanya merupakan warga RT 02/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak," kata Kapolsek Nagrak Iptu Teguh Putra Hidayat di Sukabumi pada Senin, (4/12/2023).
 
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, bencana tanah longsor tersebut dipicu hujan deras sehingga debit air Sungai Cicatih yang mengalir di belakang rumah korban meningkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arus sungai yang kencang mengikis pondasi dan tanah sehingga menyebabkan longsor. Bencana yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat korban tengah terlelap tidur.
 
Dampak dari tanah longsor itu rumah korban ikut terbawa longsoran hingga sampai ke bantaran Sungai Cicatih. 

Korban Encop tidak bisa menyelamatkan diri dan tubuhnya tertimbun tanah.
 
Sementara, korban lainnya yakni Eva sempat tertimbun tanah. Tim SAR gabungan yang mendapatkan informasi adanya longsor yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa bergegas ke lokasi.
 
Tim SAR pun langsung melakukan penyelamatan terhadap kedua korban, namun sayang saat dievakuasi korban sudah tidak bernyawa sementara, Eva nyawanya berhasil diselamatkan.
 
Sementara, Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan kedua korban sempat dievakuasi ke RSUD Sekarwangi Cibadak. 

Untuk korban selamat masih dalam pemulihan sementara jasad korban meninggal dunia sudah dimakamkan ditempat pemakaman umum yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
 
Untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi longsor yang menewaskan seorang warga.
 
Dia juga menambahkan Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini dan mengimbau kepada warga untuk selalu waspada karena hujan deras yang turun hampir sepanjang hari bisa memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.
 
Adapun tim SAR gabungan yang terlibat pada operasi SAR ini yakni personel Polsek Nagrak, Koramil Nagrak, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Tagana Kabupaten Sukabumi dan relawan desa.
 
Tidak hanya merusak satu rumah dan menewaskan seorang warga, bencana tanah longsor ini juga mengakibatkan tembok penahan tanah ambruk. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT