News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Seorang Mahasiswi di Bandung Jadi Korban Begal, Motor Raib Digondol Pelaku, Lapor Polisi Malah Kena "Begal" Lagi

Motornya raib dirampas pelaku, namun saat melapor ke polisi justru dimita menyerahkan uang untuk mengejar pelaku yang membawa motornya ke Kabupaten Garut. 
Selasa, 26 September 2023 - 19:06 WIB
Tangkapan layar media sosial milik IP
Sumber :
  • timtvOnenews.com - Cepi Kurnia

Bandung, tvOnenews.com - Sebuah cuitan seorang mahasiswi yang menjadi korban pembegalan viral menjadi perbincangan di media sosial. Ia menjadi korban pembegalan di kawasan Gegerkalong, Kota Bandung, Jawa Barat. Motornya raib dirampas pelaku, namun saat melapor ke polisi justru dimita menyerahkan uang oleh oknum polisi untuk mengejar pelaku yang membawa motornya ke Kabupaten Garut

Dalam cuitannya, IP mengunggah sejumlah gambar dan cerita atas insiden yang menimpanya. Peristiwa berawal saat IP melintas di Kawasan Gegerkalong dengan mengendarai sepeda motor miliknya. Namun, saat ditengah jalan IP dipepet oleh pelaku yang mengancam dengan menggunakan celurit. Para pelaku kemudian mengambil paksa motor milik korban dan membawanya pergi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IP kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Sukasari. Setelah beberapa waktu IP menemukan sepeda motor yang mirip dengan miliknya dijual di market place dengan alamat penjual di Kabupaten Garut. Namun, saat IP melaporkan kembali ke Polsek Sukasari bahwa ia mengetahui sepeda motornya berada di kawasan Garut, IP malah dimintai sejumlah uang oleh oknum polisi untuk mencari motornya. 

Dalam  curhat IP di akun media sosialnya, IP menyebut telah diminta uang sebesar Rp 1 juta dengan alasan untuk untuk ongkos ke Garut. Namun ia hanya memiliki uang sebesar Rp200 ribu saja. Bahkan IP sempat menambahkan Rp500 ribu untuk "ongkos" mencari sepeda motornya, namun tetap ditolak oleh oknum tersebut. 

Kapolsek Sukasari, Kompol Darmawan membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut peristiwa tersebut hanya salah paham antara korban dengan anggota yang menerima laporannya. 

"Maklum lah mas namanya juga mahasiswa dijelasin seperti itu ditelan mentah mentah,"kata Kapolsek Sukasari Kompol Darmawan, saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (26/09/2023).

Kapolsek menegaskan bahwa petugas di lapangan tidak pernah meminta uang kepada korban. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami pun tidak meminta sepeser pun sampai detik ini, gak minta uang sepeser pun, mungkin salah komunikasi karena mungkin anggota ini kan tempatnya jauh di Cihanjuang, mungkin anggota menyampaikan jauh atau apa," katanya.

Lebih lanjut, Kompol Darmawan mengatakan, saat ini kasus tersebut juga sudah ditangani oleh Propam Polrestabes Bandung. Dan tengah meminta klarifikasi kepada petugas yang bersangkutan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT