News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Sukabumi Amankan Sejumlah Warga yang Melakukan Penambangan Emas Ilegal di Area Perhutani Blok Cibuluh

Jajaran kepolisian polres Sukabumu melalui satreskrim amankan sejumlah warga yang diduga melakukan (PETI) Penambangan Emas Tanpa Izin atau ilegal.
Sabtu, 3 Juni 2023 - 20:02 WIB
Sejumlah Penambang Emas Ilegal
Sumber :
  • Rizki Gustana
Sukabumi,tvOnenews.com - Jajaran kepolisian polres Sukabumu melalui satreskrim amankan sejumlah warga yang diduga melakukan (PETI) Penambangan Emas Tanpa Izin atau ilegal yang melakukan penambangan di area perhutani blok Cibuluh, Desa/ Kecamatan Ciemas.

Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede dengan didampingi kasat reskrim AKP Dian Pornomo serta kasi huma IPTU Aah Saepul Rohman mengatakan, sebelum diamankan tim gabungan jajaran satreskrim dan satuan samapta melakukan penertiban dan penegakan terhadap para pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin, Kamis, (1/6/2023) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut, dari adanya peristiwa dua penambang ilegal tersebut tertimbun dan meninggal dunia, sehinga adanya kejadian tersebut jajarab kepolisian langsung berkordinasi dengan pihak perhutani.
 
"Lokasi yang dilakukan penindakan ini beberapa waktu kebelakang terjadi warga tertimbun meninggal dunia, kita tahu sudah terjadi dua kali," ujar Maruly. Sabtu, (3/6/2023).
 
 
Dari penertiban tersebut, jajaran kepolisian mengamankan sekitar 11 orang yang diduga para pelaku penambangan emas tanpa izin di sekitar TKP Perhutani blok Cibuluh, Desa/ Kecamatan Ciemas, tidak hanya itu sebanyak 5 unit kendaraan roda dua turut dibawa ke mako polres Sukabumi berikut peralatan untuk penambangan.
 
"Setelah dilakukan pendalaman, pemenuhan alat bukti dan juga dilaksanakan gelar perkara secara maraton, Satreskrim menetapkan 6 orang dari 11 orang yang diamanakan sebelumnya layak untuk ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan," jelasnya.
 
 
Ditegaskan Maruly, dalam penertiban tersebut juga jajaran kepolisian mengamankan 11 karung yang berisi kandungan emas, dua buah kerekan, empat pahat, tiga palu dan dua piring yang digunakan para penambang ilegal tersebut dilokasi.
 
"Pelaku 6 orang ini punya peran masing-masing, menurut saya ini adalah suatu tindak pidana yang cukup lengkap, mulai para pekerja yang melakukan penggalian dan pemodalnya," terangnya.
 
Adapun ke 6 tersangka yang diamankan, kata Maruly lagi, yakni S alias D (35) selaku pemodal, kemudian tE (22), H (32), TS (38), M (22) dan D (23) selaku para penambangnya yang rata rata memang sudah memiliki keahlian dan pengalaman dalam hal tambang.
 
"Bahkan ada yang sampai sudah 11 tahun bekerja sebagai penggali di lokasi itu, ada yang bagian mengarungi dan mengangkut ke atas, serta ada yang bagian pemodal, para penambang yang 5 orang ini memang punya peran masing-masing," imbuhnya.
tvonenews

Ditegaskan Maruly, untuk para tersangka sebanyak 6 orang yang telah berhasil diamankan tersebut, diterapkan pasal 89 ayat 1 UU nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan hutan, karena lokasi tersebut adalah kawasan hutan, yang kedua adalah pasal 158 UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara.

"Untuk ancaman pidana paling lama yaitu selama 15 tahun penjara," bebernya. (raa)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT