News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Marisa Ibu Muda yang Melahirkan Sendiri di Semak-semak karena Sudah Tak Kuat Menahan

Cerita ibu muda di Garut, Jawa Barat, terpaksa melahirkan bayi di semak-semak belakang pangkalan ojek karena sudah tak kuat menahan kontraksi dan ketuban pecah.
Sabtu, 27 Mei 2023 - 20:34 WIB
Seorang perempuan muda di Garut, Jawa Barat, terpaksa melahirkan bayi di semak belakang pangkalan ojek.
Sumber :
  • Taufik Hidayah/tvOne

Garut, tvOnenews.com - Seorang ibu muda di Garut, Jawa Barat, terpaksa melahirkan bayi di semak-semak belakang pangkalan ojek

Sang ibu muda melahirkan darah dagingnya di semak-semak karena sudah kebelet tak tahan kontraksi saat melakukan perjalanan menggunakan motor dari Bandung-Garut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marisa Anjani (18) ibu muda asal Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung, melahirkan bayinya di semak-semak belakang pangkalan ojek yang berada di Kampung Bantar Warung, Desa Sukanagara Kecamatan Cisompet Garut. 

Ibu muda terpaksa melahirkan bayi pertamanya saat perjalanan dari Bandung menuju rumah saudaranya di Garut. 

Akan tetapi sang ibu muda tak tahan dan pecah ketuban saat perjalanan menggunakan motor, ia kemudian berinisiatif ke semak-semak belakang pangkalan ojek, dan melahirkan secara mandiri.

Warga yang kaget awalnya smenuduh sang ibu muda hendak membuang darah dagingnya, karena memang usai ia melahirkan, sang bayi berjenis kelamin perempuan itu ditinggal di semak, sementara Marisa mencari toilet untuk membersihkan tubuh dari bekas lahiran.

"Pas lagi ngetem nunggu muatan, tiba-tiba ada motor kemudian berhenti di pangkalan ojek. Awalnya ga peduli, tahu-tahu ada perempuan turun di betisnya ada darah, ditanya dulu, jawab perempuan itu gak apa-apa.

Pas liat ke belakang ada bayi baru lahir, dari situ baru respons dengan masyarakat, jadi dikiranya apa ditinggalkan apa dibuang. Pas ditelusuri dia pulang lagi mau jemput bayi itu, sambil nanyain," tutu Dedi, saksi mata, Sabtu, (27/5/2023).

Polisi memastikan bahwa insiden ibu muda melahirkan anak di semak-semak terjadi pada Jumat (26/5/2023) siang. 

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan sang ibu bayi, bahwa memang ia tak berniat membuang bayi, hanya memang sudah tak kuat menahan sakit karena kontraksi saat perjalanan.

"Terkait isu di media sosial, bahwa pembuangan bayi, saat kami mendapat laporan, kami menuju TKP. Disana kami mencari yang sebenarnya, bahwa ibu Merisa ini berangkat dari Bandung tujuan mau ke saudaranya di Sagara Garut, menggunakan sepeda motor," kata Ipda Nurul Fatah, Kanit Reskrim Polsek Cisompet.

"Akan tetapi setelah tiba di pertigaan ojek tersebut, terjadilah kontraksi. Maka dengan keterbatasan dan kedaruratan, ibu itu menuju semak belakang pangkalan ojek, dan melahirkan secara alami," tambahnya.

Nurul menambahkan, bahwa hasil keterangan beberapa saksi, dan bersangkutan, bahwa ibu sang bayi terpaksa meninggalkan sementara bayi di semak, karena berniat membersihkan bekas darah yang menempel ditubuhnya.

"Ibu tersebut meninggalkan bayi yang ia lahirkan dengan tujuan mau membersihkan darah yang menempel di tubuhnya. Kemudian 10 menit kemudian ibu tersebut kembali ke TKP untuk membawa bayinya, ternyata bayi itu sudah dievakuasi warga ke rumah tokoh agama," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini sang bayi dalam keadaan sehat, sementara sang ibu harus mendapat perawatan medis dari Puskesmas setempat.

"Bayi tersebut dalam keadaan sehat, masih di tempat tokoh agama," tutupnya. (thh/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT