News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Kecelakaan Maut Mobil Bupati Kuningan Terima Rp100 Juta Santunan Jasa Raharja

Santunan uang duka dan pengobatan bagi korban meninggal dan luka insiden tabrakan mobil dinas. Korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp100 juta.
Rabu, 5 April 2023 - 10:06 WIB
Jasa Rahaja Perwakilan Cirebon bersama Acep Purnama, Bupati Kuningan, memberikan santunan kepada korban tabrakan mobil dinas bupati Kuningan
Sumber :
  • timtvOne - Erfan Septyawan

Kuningan, Jawa Barat - Jasa Raharja Perwakilan Cirebon, Jawa Barat, bersama Bupati kuningan, Acep Purnama memberikan santunan uang duka dan pengobatan bagi korban meninggal dan luka insiden tabrakan mobil dinas bupati Kuningan. Korban meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp100 juta.

Korban meninggal atas nama Jamaludin dan Ilah Kustilah, yang merupakan pasangan suami istri warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menerima santunan dengan total Rp. 100 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu santunan juga diberikan kepada Endra Wijaya, mengalami luka dibagian kepala dan patah kaki sebelah kanan. Saat ini korban sedang menjalani perawatan di RSUD 45 Kuningan. Pihak Jasa Raharja menjamin biaya perawatan akan ditanggung sebesar Rp. 21 juta.

Kepala Jasa Raharja Perwakilan Cirebon, Okto Arif Primanto, mengatakan santunan tersebut sesuai dengan Undang-undang No 34 tahun 1964.

"Sesuai dengan Undang-undang untuk korban kecelakaan lalu lintas yang dijamin Undang-undang No 34 tahun 1964, akan diberikan santunan bagi korban meninggal dunia, untuk yang luka diberikan penggantian perawatan," ungkapnya saat memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal di Desa Mekarmukti, Selasa (4/4).

Kata Okto, masing-masing korban meninggal menerima santunan sebesar Rp. 50 juta yang diberikan kepada ahli waris.

"Untuk korban meninggal, ahli waris berhak untuk masing-masing korban menerima 50 juta, dalam kasus ini kebetulan ahli waris satu orang jadi total keseluruhan 100 juta," katanya.

Sementara untuk korban luka, lanjut Okto, akan diberikan penggantian biaya perawatan Rumah Sakit dengan total maksimal Rp. 20 juta.

"Untuk korban luka kami sudah terbitkan surat jaminan di RSUD 45 Kuningan, biaya penggantian perawatan maksimal 20 juta dan ada lagi tambahan pengga tian P3K sebesar 1 juta, jadi total keseluruhan 21 juta," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat pemberian santunan, pihak Jasa Raharja di dampingi oleh Bupati Kuningan, Acep Purnama. 

(esn/ fis)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT