News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Periksa Bupati Kuningan Kasus Kecelakaan Maut, Sopir Ditetapkan Sebagai Tersangka 

Acep Purnama tiba di Mapolres Kuningan sekitar pukul 22.00 Wib. Kedatangannya adalah sebagai saksi karena berada dalam mobil yang menewaskan dua orang warganya.
Selasa, 4 April 2023 - 06:40 WIB
Acep Purnam, Bupati Kuningan saat dimintai keterangan di Satlantas Polres Kuningan, Jawa Barat, Senin (03/04/1980) malam
Sumber :
  • timtvOne - Erfan Septyawan

Kuningan, Jawa Barat - Petugas kepolisian Unit GAKKUM Satlantas Polres kuningan memeriksa Bupati Kuningan, Acep Purnama, atas kasus kecelakaan maut yang menewaskan dua orang warga di Jalan Raya RE Martadinata, Senin (03/04/2023). Atas insiden tersebut polisi juga sudah menetapkan sopir pribadi bupati, UK (49)sebagai tersangka.

Acep Purnama tiba di Mapolres Kuningan sekitar pukul 22.00 Wib. Acep mengaku kedatangannya adalah sebagai saksi karena berada dalam mobil yang menabrak warganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena saya ada di dalam kendaraan itu, mungkin saya dimintai keterangan atas kejadian tersebut, sebagai saksi," ungkapnya saat tiba di Mapolres Kuningan, Senin (03/04/2023).

Acep menceritakan kronologi saat kejadian kecelakaan maut terjadi. Menurutnya saat kejadian, ia dalam kondisi tertidur.

"Saat kejadian saya ngalenyap (tertidur), adjudan saya juga sama, tiba-tiba terjadilah itu, sehingga saya tidak paham kejadiannya seperti apa," katanya, Senin (03/04/2023) malam.

Korban tewas yang diketahui pasangan suami istri itu, meninggalkan tiga orang anak. Sebagai bentuk tanggung jawab, Acep berjanji akan membantu biaya sekolah untuk ketiga anak tersebut.

"Kami melihat ada tiga anak dari almarhum dan almarhumah baik yang satu ibu dan satu bapak, baik yang anak sambung, semuanya saya berjanji akan ikut membantu menyekolahkannya sampai mereka menjadi sesuai harapannya almarhum," ucapnya.

Acep melanjutkan, ketiga anak itu masih duduk dibangku sekolah, dan salah satunya masih duduk dibangku Paud.

"Ada yang SMA kelas satu, SMP dan ada yang masih Paud," lanjutnya.

Sementara, terkait dengan ditetapkannya sebagai tersangka sopir yang mengendarai mobil dinasnya, Acep menuturkan, ia akan tetap mengikuti peraturan yang berlaku.

"Saya rasa ini musibah ya, saya mengenal Uus (sopir) hampir 20 tahun saya bergaul dengan dia, beliau sangat hati-hati, semuanya saya serah kepada aturan dan peraturan yang berlaku di negeri ini," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum mendatangi Mapolres Kuningan, Acep bertakziah kerumah korban dan ikut memakamkan keduanya.

"Barusan saya takziah, ikut menyolatkan, ikut kepemakaman, saya menemui keluarganya bertemu dengan anak-anaknya dan menyampaikan belasungkawa, dan memohon maaf kepada seluruh warga Kabupaten Kuningan, karena atas kejadian ini menjadi terganggu," tandasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT