News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teror Tetangga Terjadi lagi! Rumah Warga Selalu Dilempari Kotoran Manusia oleh Tetangganya sejak 2021 di Tangerang

Akibat teror pelemparan batu oleh tetangganya tersebut, istri dan anak Ferry mengalami trauma. Keluarganya dihantui rasa khawatir dan ketakutan saat di rumah.
Senin, 30 Oktober 2023 - 17:27 WIB
Tangkapan layar saat AM lempar rumah tetangganya.
Sumber :
  • Kusnaedi

Kabupaten Tangerang, tvOnenews.com - Belum usai cerita teror seorang warga terhadap tetangganya di Sidoarjo, Jawa Timur, kali ini konflik antar tetangga juga terjadi di Desa Jeunjing , Kecamatan Cisoka , Kabupaten Tangerang, Banten.

Bahkan, konflik antar tetangga tersebut sampai viral di media sosial, pasalnya salah satu rumah warga dilempari kotoran manusia selama dua  tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi tetangga melempari kotoran manusia ke rumah warga di Desa Jeungjing tersebut, berhasil direkam oleh korban.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang emak-emak mengenakan daster melempari rumah Fery, dengan kotoran manusia.

Aksi wanita tersebut viral setelah video pelemparan batu diunggah oleh korban ke media sosial. Dari rekaman yang beredar, seorang wanita terlihat melempari rumah tetangganya dengan batu.

Selain melempari rumah tetangganya dengan batu, wanita yang belakangan diketahui berinisial AM ini juga merusak pagar di belakang rumah dan berkali-kali menggedor kaca jendela rumah milik korban.

Pemilik rumah, Ferry Wahyu Haryanto mengatakan, pelemparan batu yang dilakukan tetangganya itu sudah terjadi sejak dua tahun  lalu. Pelemparan batu dimulai saat dirinya selesai membangun rumah di lahan milik mertuanya.

"Sudah berjalan dua tahun. Selain batu, pelaku juga pernah melempari rumah saya sama kotoran, kayak tinja, sampah. Itu terjadi hampir setiap hari," ujarnya kepada tvOnenews.com, Senin  (30/10/2023).

Akibat teror pelemparan batu oleh tetangganya tersebut, Ferry mengungkapkan istri dan anaknya mengalami trauma. Keluarganya juga terus dihantui rasa khawatir dan ketakutan ketika berada di rumah.

"Resah dan mengganggu. Apalagi anak dan istri saya. Mau bermain di depan saja jadi takut lantaran khawatir menjadi sasaran pelemparan batu. Sebelumnya juga tidak ada masalah, baik-baik saja," katanya.

Petugas  Polsek Cisoka, Iptu Rawi mengatakan, pihaknya sudah mempertemukan kedua belah pihak. Diketahui wanita pelaku pelemparan batu itu sedang mengalami depresi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah kita selesaikan dengan musyawarah, jadi Alhamdulilah hasil pertemuan kedua belah pihak saling menyadari dan saling meminta maaf. Diduga wanita melakukan pelemparan itu mengalami gangguan jiwa," jelasnya.(kus/rfi)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT