News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekolah Enam Hari Kembali Diterapkan Oleh Kemenag Mataram

Sistem enam hari sekolah di madrasah Kembali diterapkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Selasa, 24 Maret 2026 - 12:23 WIB
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram Hamdun.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Sistem enam hari sekolah di madrasah Kembali diterapkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal ini dilakukan setelah menjalani masa uji coba selama satu bulan, sejak pertengahan Januari 2026.

Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram Hamdun di Mataram, Selasa, mengatakan kebijakan lima hari sekolah di lingkungan madrasah, baik tingkat madrasah ibtidaiah, madrasah sanawiah, maupun madrasah aliah, kini resmi dihentikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seluruh madrasah kami putuskan kembali ke pola enam hari sekolah terhitung sejak pertengahan Februari atau awal Ramadhan 1447 Hijriah/2026," katanya.

​Keputusan itu diambil setelah melalui proses evaluasi dan rapat bersama seluruh kepala madrasah dengan beberapa faktor penting yang melatarbelakangi kebijakan enam hari sekolah.

Faktor penting itu, meliputi kapasitas ruang kelas yang terbatas menjadi masalah utama karena kondisi operasional madrasah yang sudah melebihi kapasitas.

Banyak madrasah ibtidaiah yang harus menerapkan sistem dua sif belajar yakni jam pagi dan siang karena sekolah kekurangan ruang kelas belajar, begitu juga di tingkat madrasah sanawiah dan madrasah aliah.

"​Jika dipaksakan lima hari sekolah, jam pulang siswa akan menjadi sangat larut, bahkan bisa mencapai pukul 18.00 Wita sehingga dinilai tidak ideal bagi proses belajar mengajar," katanya.

Selain itu, lima hari sekolah berdampak pada kegiatan ekstrakurikuler siswa sebab selama masa uji coba terbukti memangkas waktu kegiatan ekstrakurikuler sehingga banyak program pengembangan diri siswa yang terpaksa dikorbankan atau dihapus karena keterbatasan waktu operasional harian yang terlalu padat.

"Akibatnya, siswa justru mengalami kerugian secara akademis maupun non-akademis," katanya.

Faktor lainnya sehingga kebijakan itu dikembalikan ke enam hari sekolah, katanya, banyak keluhan orang tua terkait dengan pengawasan anak. sehingga selain faktor teknis di sekolah, wali murid juga menyampaikan keberatan terkait dengan hari Sabtu yang libur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang tua merasa kesulitan mengontrol aktivitas anak-anak mereka di rumah selama satu hari penuh, terutama terkait dengan penggunaan gawai yang tidak terkendali.

"Karena itulah, kami kembali menerapkan kebijakan enam hari sekolah sejak awal pertama masuk puasa bulan, Februari 2026," katanya.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Pantas KDM Cabut Izin SMK IDN Bogor, Ternyata Pihak Sekolah Tidak Mengurus Perizinan Selama 4 Tahun

Komisi V DPRD Jawa Barat menyayangkan pihak SMK IDN Bogor tidak mengurus perizinan selama kurang lebih empat tahun hingga berimbas terhadap nasib para siswa....
Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Bek andalan Go Ahead Eagles Dean James akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat terjerat polemik administratif bertajuk “Passportgate”, pemain Timnas Indone-
KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasannya menetapkan tersangka terhadap Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid. KPK menyebut berdasarkan
Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh ajudan Gubernur Riau, Marjani. Pelaksana tugas Direktur
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.

Trending

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR serta penerimaan lainnya yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi. Enam saksi
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT