News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebulan Hidup Dengan Letusan Lewotobi, Warga Pasrah Dalam Ketakutan

Sejak sebulan terakhir, pasca peningkatan status gunung dari level waspada ke level siaga pada 10 juni 2024 lalu, aktivitas gunung lewotobi laki-laki, terus erupsi hingga saat ini.
Sabtu, 13 Juli 2024 - 17:21 WIB
aktivitas gunung lewotobi laki-laki di kabupaten Flores Timur,
Sumber :
  • Oktavianus Fredi Koban

Larantuka, tvOnenews.com - Sejak sebulan terakhir, pasca peningkatan status gunung dari level waspada ke level siaga pada 10 juni 2024 lalu, aktivitas gunung lewotobi laki-laki di kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, terus erupsi hingga saat ini. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga lima desa yang berada di kaki gunung dengan ketinggian 1.458 meter dari permukaan laut ini, kini mulai pasrah dengan kondisi hidup dibawah ancaman erupsi. 

 

Kondisi ini pun diperparah dengan tindakan kesiapsiagaan pemerintah kabupaten yang lemah dalam merespon kondisi darurat yang dialami warga seperti kesulitan akan pasokan air bersih, masker, obat-obatan dan permakanan, walaupun telah menetapkan status siaga darurat erupsi lewotobi hingga bulan September mendatang. 

 

"Kami saat ini pasrah dalam kondisi ketakutan akibat gunung lewotobi yang terus meletus. Pemda hanya datang lihat lalu pulang dan hanya janji," ungkap Maria Polidensia, warga Rt 05, desa Dulipali Kecamatan Ile Bura, kepada tvonenews, Jumat (12/7/2024) pagi. 

 

Dikisahkan Polidensia, setiap hari saat ini gunung terus meletus hingga malam hari. Dan biasanya warga keluar rumah dan berteriak bahwa ada terjadi letusan gunung. 

 

"Kalau malam hari pak, kami harus keluar rumah saat terjadi letusan. Ramai memang karena kami saling berteriak untuk mengingatkan warga satu sama lainnya," kisahnya dengan raut wajah yang penuh kecemasan. 

 

Dirinya pun berharap, kiranya pemerintah tidak saja menerapkan status siaga bencana namun perlu ditindaklanjuti dengan tindakan penanganan terhadap warga yang mengalami ancaman gunung lewotobi yang tidak saja abu vulkanik namun juga ancaman banjir lahar dingin karena pemukiman warga berada di jalur baru aliran lahar dingin saat erupsi Januari lalu. 

 

"Kalau hujan, kami pasti mengungsi ke bukin sebelah utara pak atau tidak di kebun. Karena kami tahun banjir le," Pintahnya penuh harapan. 

 

Sementara itu, data pos pengamatan gunung lewotobi laki-laki merekam, gunung kembali erupsi pada jumat pagi sekitar pukul 10.09 wita dengan ketinggian kolom abu mencapai 700 meter dari puncak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Pagi ini gunung erupsi lagi. Erupsi tetjadi selama 18 menit 7 detik dengan kolom abu mengarah ke arah barat," kata Emanuel, petugas pos pengamatan gunung lewotobi. (ofk/frd)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT