News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejumlah Titik di Area Kuta-Bali Terendam Banjir

Sejumlah titik di kawasan Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, terendam banjir dengan ketinggian bervariasi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Minggu (5/12) malam.
Senin, 6 Desember 2021 - 19:44 WIB
Sejumlah Titik di Area Kuta-Bali Terendam Banjir
Sumber :
  • antara

Badung, Bali - Sejumlah titik di kawasan Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, terendam banjir dengan ketinggian bervariasi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Minggu (5/12) malam. Banjir tersebut terjadi seperti di kawasan Legian dan Seminyak yang mengakibatkan sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan dan merendam rumah warga, vila, lokasi usaha. dan pertokoan.

"Biasanya ini fenomena lima tahunan, jadi setiap lima tahun kami mengalami kondisi di mana Sungai Tukad Mati ini meluap. Tapi kali ini hujan deras sejak kemarin ditambah hari ini air laut naik akibatnya air dari sini agak sulit mengalir ke laut," ujar Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Legian Wayan Puspa Negara, Senin (6/12).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kawasan Kelurahan Legian, katanya, banjir menggenangi sebagian besar wilayah, khususnya di wilayah timur Tukad Mati, Jln. Nakula, Jlm. Patih Jelantik, termasuk di ruas Jalan Dewi Sri yang merupakan salah satu akses jalur utama menghubungkan wilayah Denpasar dengan kawasan pariwisata utama di wilayah "Pulau Dewata" itu. Pihaknya bekerja sama dengan BPBD, Balawista, dan Kantor Basarnas Denpasar juga telah melakukan evakuasi sejumlah warga yang terjebak di rumah akibat banjir itu.

Pihaknya bersama pihak-pihak terkait dan seluruh masyarakat juga akan terus memantau perkembangan kondisi untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan. "Kami sempat kewalahan untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir karena mereka jumlahnya banyak tetapi perlengkapan dan petugas kami terbatas. Kondisi seperti ini harus membuat kami terus siaga dan waspada serta berhati-hati karena kondisi curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi," ungkapnya.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, yang meninjau lokasi banjir di Legian mengungkapkan pihaknya akan melakukan analisa berkenaan dengan lebar sungai dan sedimentasi serta keadaan drainase dan jalan di kawasan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya peristiwa serupa.

"Ke depannya kami akan melakukan kajian, apakah akan mengedepankan penambahan drainase atau menaikkan level aspal, jangan sampai level aspal itu di bawah permukaan pada saat air sungai itu naik selain juga mengeruk endapan sedimen yang ada di aliran sungai," katanya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT