News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

VAR sempat Langka karena Lonjakan Kasus Rabies, Dinkes Bali Batasi Pemberian Vaksin

Setelah Bali resah sulitnya vaksin anti rabies, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr dr I Nyoman Gde Anom MKes nyatakan stok vaksin anti rabies (VAR) aman
Senin, 27 November 2023 - 16:10 WIB
Kasus Rabies di Bali
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com – Setelah masyarakat Bali sempat dibuat resah dengan sulitnya mendapatkan vaksin anti rabies di beberapa rumah sakit, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Dr dr I Nyoman Gde Anom MKes menyatakan stok vaksin anti rabies (VAR) aman sampai akhir tahun ini. Namun meski stok aman, Dinas Kesehatan Provinsi Bali akan lebih selektif memberikan VAR bagi orang yang terkena gigitan hewan pembawa rabies (HPR), agar kelangkaan VAR tidak lagi terjadi.

Kadiskes Bali, Dr dr I Nyoman Gde Anom MKes, mengakui sempat terjadi kelangkaan VAR pada awal November sampai dengan 20 November 2023 lalu. Adanya pemberitaan kasus rabies di media sosial membuat kasus gigitan yang ditangani oleh rabies centre pada bulan Juni sampai September 2023 melonjak tinggi hingga mencapai 62 ribu lebih. Kepanikan masyarakat inilah yang menyebabkan kelangkaan VAR, selain juga disebabkan adanya keterlambatan distribusi VAR dari produsen di luar negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Stok kami memang sempat menipis, tapi tidak kehabisan," jelasnya di Kantor Diskes Bali, Jumat (24/11). 

Dokter Anom memastikan stok VAR aman karena Provinsi Bali telah menerima bantuan VAR dari Kemenkes sebanyak 31.000 vial dari total alokasi 103.800 vial yang dikirim secara bertahap. 31 ribu vial tersebut sudah langsung  didistribusikan ke kabupaten/kota yang membutuhkan.

Data Dinas Kesehatan Bali, kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di tahun 2023 sampai tanggal 23 November ini terjadi sebanyak 62.672 kasus, dengan 500 kasus positif dan 6 kasus meninggal dunia.
 
"Kebutuhan VAR-nya luar biasa karena berkaitan dengan kasus kematian akibat rabies tahun lalu mencapai 22 orang, sehingga pada tahun ini setiap gigitan oleh HPR selalu diberikan VAR padahal prosedurnya tidak seperti itu," ujar dr Anom.

Pemerintah Provinsi Bali akan lebih selektif lagi dalam menentukan pemberian VAR bagi warga yang terkena gigitan HPR. Untuk warga yang terkena gigitan hewan peliharaan diminta untuk melakukan pemantauan terhadap hewan peliharaannya terlebih dahulu, sebelum mendatangi rumah sakit untuk meminta VAR, sedangkan bagi yang terkena gigitan hewan liar akan langsung mendapatkan VAR.
 
Masyarakat Bali diminta untuk tidak khawatir terkait stok VAR, Pemerintah Provinsi Bali telah mengadakan VAR sebanyak 34.800 vial bersumber dari APBD dan Dana Alokasi Umum (DAU). Pemerintah Provinsi Bali juga telah menerima bantuan VAR dari Kementerian Kesehatan sebanyak 113.500 vial serta pengadaan dari APBD kabupaten/kota dengan jumlah total sekitar 57.800 vial, sedangkan untuk SAR Pemerintah Provinsi Bali telah mengadakan sebanyak 200 vial dan menerima bantuan dari Kemenkes sebanyak 615 vial.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT