News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Luas Lahan Terbakar di Lereng Gunung Agung Kini Capai 500 Hektar dan Masih Ada 7 Titik Api

Kepala Pelaksana BPBD Bali, I Made Rentin mengatakan bahwa masih ditemukan satu titik api, di lereng Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 1 Oktober 2023 - 13:17 WIB
Kebakaran yang terjadi di Lereng Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali, Sabtu (30/9). (FOTO BPBD Karangasem).
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Made Rentin mengatakan bahwa masih ditemukan satu titik api, di lereng Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali.

Rentin mengatakan, pada Sabtu (30/9) sekitar pukul 08:36 WITA informasi perkembangan kebakaran di hutan di lereng Gunung Agung, berdasarkan informasi dari Babinsa Kecamatan Kubu, Karangasem, masih ditemukan satu titik api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih terlihat satu titik asap di lereng Gunung Agung di wilayah Juntal Kaja, pantauan dari Pasir Bumi Mandiri Kubu," kata Rentin, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/9).

Ia juga menyebutkan, bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem akan menuju ke Dusun Juntal, Desa Kubu, dan ke Dusun Belong, Desa Ban, Kacamatan Kubu untuk melakukan pemantauan hal lain.

"Akan kami infokan kembali jika ada update informasi di lapangan," ujarnya.

Sementara, dikonfirmasi berbeda Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem, Putu Eka Tirtana mengatakan bahwa pada sore ini atau sekitar pukul 18:20 WITA masih ditemukan lima sampai tujuh titik api di kawasan lereng Gunung Agung.

"Sampai saat ini yang teramati antara lima sampai tujuh titik api," kata Eka.

Eka juga menyebutkan, untuk luas lahan yang terbakar hingga saat ini sudah lebih dari 500 hektar. Sudah ratusan hektar ini, sudah lebih dari 500 hektar," jelasnya.

Kemudian, untuk kerugian belum bisa diketahui dan untuk kebakaran lahan tersebut masih jauh dari lahan produktif dan pemukiman warga.

"Kalau lahan pertanian dan pemukiman masih jauh, tadi titik terendah masih di 1000 mdpl. Kerugian belum terhitung sampai saat ini, karena belum bisa menghitung seluruh dampaknya," ujarnya.

Sementara, untuk antisipasi kebakaran meluas saat ini tim gabungan telah melakukan penyekatan di hutan dan melakukan pemadaman api.

"Untuk saat ini sudah dilakukan penyekatan di hutan termasuk pemadaman api juga di daerah (Dusun) Juntal dan Belong," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, kebakaran di lereng Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, Bali, terjadi pada Rabu (27/9) lalu.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem, Putu Eka Tirtana mengatakan, bahwa kebakaran di lereng Gunung Agung sempat menyala tadi malam Rabu (27/9) sekitar 19:00 WITA dan kembali padam pada Kamis (28/9) dini hari, dan sekitar pukul 08:00 WITA kembali menyala dan semakin meluas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT