News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamen Kominfo Nezar Patria Ungkap 11.800 Hoax Beredar di Medsos Sejak Januari, 772 Terkait Pilpres

Menjelang Pemilihan Presiden 2024, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI telah menerima laporan ratusan hoax beredar di media sosial terkait pemilu
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 30 Agustus 2023 - 19:56 WIB
Wakil Menteri (Wamen) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, Nezar Patria
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Badung, tvOnenews.com - Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI telah menerima laporan ratusan hoax beredar di media sosial terkait pemilu.

Wakil Menteri (Wamen) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, Nezar Patria mengatakan, data Kominfo RI secara keseluruhan dari Bulan Januari hingga Agustus 2023 telah menerima 11.800 laporan hoax dan untuk khusus pemilu sudah menerima 772 laporan hoax.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nezar menerangkan, bahwa laporan hoax terus terjadi dan untuk mengatasi hal tersebut, Kominfo telah bekerjasama dengan cek fakta di sejumlah media.

"Kita bekerjasama dengan cek fakta dan bekerjasama dengan sejumlah media, kita melakukan klarifikasi dan bisa juga dilihat di situs Kominfo mana saja informasi yang tergolong sebagai hoax dan disinformasi dan misinformasi," kata dia, saat ditemui di acara Forum Nasional Pelindungan Data Pribadi, yang digelar di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (30/8).

Sementara, untuk antisipasi hoax mendekati Pilpres 2024, pihaknya telah melakukan pengawasan informasi hoax dan misinformasi atau informasi yang keliru, tetapi orang yang menyebarkannya percaya bahwa itu benar dan disinformasi atau informasi yang keliru, dan orang yang menyebarkannya tahu bahwa itu salah, tetapi tetap menyebarkannya.

"Kominfo seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya kita coba memantau misinformasi dan disinformasi. Dan bekerjasama juga dengan komunitas media nasional. Kita kan punya satu mekanisme yang disebut ceks fakta dan lainnya untuk mengidentifikasikan mana hoax mana misinformasi dan disinformasi," ujarnya.

"Terutama menjelang pemilu, sudah pasti saya kira akan banyak karena didorong oleh pertarungan elektoral biasanya ada banyak pihak-pihak mencoba menyudutkan pihak lainnya," lanjutnya.

Ia menyebutkan, bahwa dalam beberapa kali pemilu Kominfo telah belajar untuk mengatasi mana hoax, misinformasi dan disinformasi dan penyebaran lewat internet tentu kedepannya lebih diperketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sekarang lebih awas untuk mengendalikan yang namanya hoax dan disinformasi dan misinformasi ini," ungkapnya.

Selain itu, untuk mengatasi informasi hoax, misinformasi dan disinformasi Kominfo juga telah menggalakkan literasi digital. Sehingga masyarakat bisa membedakan mana hoax, disinformasi dan misinformasi. Kemudian, bahwa soal hoax bukan hanya terjadi di politik, tapi juga di bidang kesehatan dan keuangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT