GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lindungi Ekosistem Tuna Dalam Negeri, Menteri KKP Berantas Ilegal Fishing dan Terapkan Penangkapan Terukur

Kekayaan alam laut Indonesia diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, bahwa Indonesia produsen ikan tuna terbesar di dunia.
Kamis, 25 Mei 2023 - 14:22 WIB
Menteri KKP Berantas Ilegal Fishing dan Terapkan Penangkapan Terukur
Sumber :
  • tim tvone - aris wiyanto

Badung, tvOnenews.com - Kekayaan alam laut Indonesia diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono yang mengatakan, bahwa Indonesia merupakan produsen ikan tuna terbesar di dunia.

Pada  tahun 2021 kontribusi perekonomian ikan tuna, cakalang dan tongkol atau (TCT) di Indonesia mencapai 13 persen dengan per tahun produksinya mencapai 791 ribu ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indonesia, merupakan negara produsen ikan tuna, cakalang dan tongkol terbesar di dunia, dengan kontribusi sekitar 13 persen dan pada tahun 2021 produksi tuna dan cakalang , tongkol Indonesia mencapai 791 ribu ton dengan nilai sekitar Rp 22 triliun rupiah," kata Trenggono, saat membuka acara Konferensi Tuna Indonesia dan Forum Bisnis Tuna Pesisir Internasional ke-7 di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (24/5).

Sementara, untuk ekspor ikan tuna, cakalang,  tongkol ke berbagai negara pada tahun 2021 mencapai 174.764 ton dengan nilai ekonomi lebih dari Rp 10,6 triliun.

"Adapun yang diekspor sejumlah 174.764 ton senilai 732 juta USD atau lebih dari Rp 10,6 triliun rupiah. Sebagian besar diekspor ke Amerika serikat, Jepang, Thailand, Arab Saudi, Uni Eropa, Australia, Vietnam, Inggris dan Filipina," imbuhnya.

Perairan Indonesia sendiri merupakan wilayah populasi tuna yang cukup besar, baik di perairan kepulauan, perairan teritorial maupun di zona ekslusif Indonesia, dimana sebagian besar penangkapan tuna dilakukan pelaku usaha industri perikanan yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia, di Samudra Indonesia, Laut Banda dan Samudra Pasifik. 

Untuk melindungi kepentingan perikanan tuna nasional , Pemerintah Indonesia terlibat aktif dalam Forum Global KKP dengan pengelolaan tuna nasional mengacu kepada kekuatan organisasi pengelola perikanan regional yaitu WCPFC (Western and Central Pacific Fisheries Commission (WCPFC), dan The Indian Ocean Tuna Commission (IOTC) serta The Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna (CCSBT).

KKP juga  menerbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 121, Tahun 2021 tentang rencana pengelolaan perikanan tuna, cakalang, dan tongkol yang menjadi payung hukum kemudahan usaha dan persyaratan pengelolaan tuna, cakalang, tongkol di zona ekonomi eksklusif dan laut lepas.

Kementerian KKP juga mendukung pemberantasan praktik illegal unreported unregulated (IUU) fishing pada pengelolaan tuna, strategi dan adaptasi pengurangan emisi karbon dan pengusungan harvest startegi tuna dan cakalang di perairan kepulauan.

"Indonesia telah menetapkan kebijakan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berbasis economy meaning yang mencakup memperluas kawasan konservasi laut, penangkapan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya ikan di kawasan laut pesisir dan darat secara berkelanjutan. Dan juga pengawasan dan pengendalian wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dan terakhir adalah pembersihan sampah laut melalui partisipasi seluruh nelayan Indonesia," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri KKP menekankan pentingnya harvest strategis atau pembudidayaan pengelolaan tuna yang disusun sejalan dengan kebijakan ekonomi biru, khususnya penangkapan ikan terukur karena dalam startegi tersebut diatur dalam perikanan berbasis kuota penangkapan ikan.

"Yaitu, penataan kelolaan rumpon, penerapan pengurangan hasil tangkapan tuna dan cakalang, dan penerapan penutupan sebagian wilayah dan waktu penangkapan tuna sirip kuning. Saya, berharap agar penerapan dan target dan limit dalam harvest startegi yang menjadi acuan dalam penentuan kuota atau pemanfaatan sumber daya ikan tuna ini, dapat menjadi instrumen yang mengawal keberlanjutan sumber daya tuna dengan tetap mempertimbangkan aspek usaha dan perekonomian," ujarnya. (awt/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Sebagian warga Indonesia masih banyak belum mengetahui detail terkait urus alih hak sertifikat tanah warisan. Lantas, bagaimana cara urus alih hak sertifikat
Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Tyson Fury engklaim akan menjalani persiapan tanpa pelatih jelang duel melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT