News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesta Miras, Bule Australia Tewas Dibunuh Pemilik Kafe di Bali

Seorang WNA asal Australia bernama Troy Johnston Mccallum Scott (40) ditemukan tewas di sebuah warung kafe di Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Jumat, 24 Februari 2023 - 16:41 WIB
Pesta Miras, Bule Australia Tewas Dibunuh Pemilik Kafe di Bali
Sumber :
  • tvOne - aris wiyanto

Denpasar, tvOnenews.com - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Australia bernama Troy Johnston Mccallum Scott (40) ditemukan tewas di sebuah warung kafe di Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Dari penyelidikan polisi, korban tewas setelah terlibat perkelahian dengan pelaku, pemilik warung miras bernama I Gede Wijaya (20).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut, terjadi Uncle Benz Kafe dimilik pelaku di Jalan Pantai Balangan, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis (23/2) dini hari.

"Korban diduga dalam pengaruh minuman keras, sehingga korban bertindak di luar kendali. Akibat perkelahian tersebut menyebabkan korban meninggal dunia," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto.

Sementara, dari keterangan istri korban atau saksi Ni Nyoman Purnianti menerangkan, bahwa pada Rabu (22/2) sekitar pukul 19.30 WITA, saat saksi selesai mandi, korban berpamitan untuk pergi minum di sebelah vila Monyet nomor 2, Jalan Balangan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, atau  kurang lebih 50 meter dari kediaman korban.

Selanjutnya, sekitar pukul 22.30 WITA korban sempat chatting dengan istrinya bahwa korban masih minum-minum di warung sebelah. Saksi yang melihat hingga pukul 03.45 WITA korban belum pulang ke vila. Sehingga, saksi mengajak adiknya untuk mengecek ke warung sebelah dan saat itulah korban ditemukan di teras Uncle Benz Cafe dengan berlumuran darah.

"Dengan adanya kejadian itu kemudian saksi meminta adiknya menghubungi ambulans untuk menolong korban dan dibawa ke Rumah Sakit BMC Kuta," imbuhnya.

Sementara, dari keterangan saksi I Gede Juni Artawan yang merupakan ipar korban menyampaikan sekitar pukul 03.00 WITA saksi dibangunkan oleh kakak saksi atau istri korban untuk mencari korban melalui sharelock dari korban yang di kirim ke istri korban, sesampainya di lokasi saksi melihat kaki korban dan istri korban langsung lari dan memeluk korban dan saksi menghubungi ambulans.

Kemudian, dari keterangan pelaku menyampaikan sekitar pukul 19.30 WITA korban datang ke  Uncle Benz Cafe atau TKP dan memesan minuman sekaligus mentraktir pelaku dan setelah korban mabuk, melempar botol dan gelas ke jalan.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban ke Lenikston untuk kembali namun korban kembali mengikuti pelaku dan pelaku mengajak korban untuk menenangkan diri karena korban yang mabuk dan merancu. Namun, korban memukul pinggang pelaku setelah itu pelaku masuk ke warung dan korban mengejar pelaku dan akan melempar kursi.

Melihat itu, karena pelaku akan di lempar kursi oleh korban lalu pelaku berusaha merebut kursi dari pelaku untuk mempertahankan diri dan langsung reflek memukul korban dengan kursi sebanyak satu kali dibagian kepala. Setelah melihat korban tersungkur pelaku langsung menutup kafe dan pulang ke rumah pelaku yang berada di belakang kafe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, kondisi korban saat ditemukan di TKP tergeletak di teras kafe dan posisi korban terlentang dengan posisi kepala dekat rolling door kafe dan kepala mengeluarkan darah dan terdapat luka sayat di wajah. Saat itu, korban menggunakan celana surfing pendek warna biru muda, lebam di mayat dan mata tertutup dan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Sekitar pukul 04.19 WITA ambulans Dari BMC Hospital Kuta tiba dan membawa korban ke rumah sakit. Untuk kasus ini besok dirilis di Polsek Kuta Selatan," ujarnya. (awt/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT