News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKS Sebut Slogan Baru DKI Jakarta Milik Heru Budi dan Slogan Anies Baswedan Saling Melengkapi

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Achmad Yani menanggapi perihal Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengganti slogan.
Senin, 12 Desember 2022 - 17:26 WIB
kolase foto logo terbaru dan logo lama +Jakarta DKI Jakarta milik Anies Baswedan dan Pj Gubernur Heru Budi Santoso.
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Achmad Yani menanggapi perihal Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengganti slogan menjadi ‘Sukses Jakarta untuk Indonesia’.

Achmad mengatakan tidak ada yang salah dengan pergantian slogan tersebut, lantaran setiap pemimpin memiliki slogan tersendiri. Begitu pula dengan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan slogan ‘Kota Kolaborasi’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya kira itu sudah bagus namun mungkin kalo ada Pj Gubernur yang baru ingin memiliki tag line (slogan) lain, silakan saja bukan berarti bahwa yang kemarin itu tidak baik ya. Yang kemarin itu ya sudah baik namun mungkin dia punya tag line terbaru yang masing-masing gubernur kan punya tag line, ya,” ujarnya saat dihubungi media, Senin (12/12/2022).

Kendati demikian, Achmad menekankan bahwa perubahan slogan ini bukan berarti milik Anies tidak bagus. Karena slogan sebelumnya dinilai berhasil Anies implementasikan.

tvonenews

Begitu pula di masa kepemimpinan Heru saat ini, tidak lepas dari peran kolaborasi itu sendiri. Artinya slogan milik Heru dan Anies saling melengkapi.

“Cuma orang pun tidak bisa mengingkari bahwa apa yang sudah dilakukan oleh Pak Anies itu tag line yang sangat bagus. Yang saya kira itu juga akan dilaksanakan oleh Pj Gubernur ya, bahwa kolaborasi itu tidak bisa ditinggalkan. Artinya lebih melengkapi lagi, sudah kolaborasi ya hasilnya sukses gitu,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengusung slogan baru bertajuk ‘Sukses Jakarta untuk Indonesia’ menggantikan slogan andalan Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yakni ‘Kota Kolaborasi’.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Raides Aryanto, menegaskan bahwa perubahan slogan tersebut guna menyukseskan perpindahan Ibu Kota ke Nusantara, Kalimantan Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hal ini untuk mendukung, sekaligus mengajak masyarakat Jakarta, untuk bersinergi mengantarkan Ibu Kota dari Jakarta ke Nusantara,” kata Raides, di Jakarta, Senin (12/12/2022).

Kendati demikian, Raides menjelaskan bahwa dalam hal ini tidak ada perubahan logo, hanya pergantian logo saja.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT