News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Laki-laki, Prestasi Aprilia Manganang Dicabut?

Sabtu, 13 Maret 2021 - 10:00 WIB
  • Reporter :

Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) mengatakan tidak akan menarik penghargaan yang telah diterima atau prestasi yang ditorehkan Aprilia Manganang saat menjadi atlet voli putri. Menurut Ketua Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI, Hanny S Surkatty, kasus hipospadia yang dialami Aprilia bukanlah hal yang disengaja. Aprilia Manganang kini telah dinyatakan berjenis kelamin laki-laki.

"Seluruh penghargaan waktu dia ikut Proliga, dan lain-lainnya, yang nasional, itu tidak akan kita cabut. Tetap sebagai hak dia, karena ini bukan karena kesengajaan, ini karena faktor dari kelahiran, dan dia sendiri pun tidak tahu bahwa dirinya itu sebenarnya menjadi laki," kata Hanny dalam konferensi pers virtual, Kamis, 11 Maret 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, tidak ada faktor kesengajaan, sehingga kita tetap tidak akan mencabut, tetap itu haknya dari Aprilia," tegas Hanny.

Berdasarkan keterangan yang diberikan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, diketahui Serda Aprilia Manganang mengalami "hipospadia" atau kelainan pada alat kelamin sehingga perlu dilakukan upaya medis untuk ditentukan status akhirnya.

PP PBVSI juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Aprilia, "karena sumbangsihnya kepada perbolavolian Indonesia, baik nsaional maupun internasional," ujar Hanny.

Aprilia faktanya telah mengundurkan diri dari voli sejak tahun lalu. Saat masih diperkuat Aprilia Manganang, timnas voli putri meraih satu medali perunggu dan perak pada Sea games Singapura 2015 dan Kuala Lumpur 2017.

Saat mengikuti SEA Games 2015 di Singapura, Aprilia sempat mendapat protes dari Filipina. Panitia SEA Games kemudian melakukan pemeriksaan, dan menyatakan bahwa Aprilia dapat bertanding sebagai putri.

PP PBVSI mendukung penuh keputusan yang diambil Aprilia mengenai perubahan statusnya dari putri ke putra, mengatakan bahwa hal itu adalah hak pribadi Aprilia.

"Setelah adanya berita April dioperasi corrective surgery, mungkin karena setelah beberapa tahun kedokteran lebih canggih lagi sehingga bisa menemukan bahwa April ternyata adalah pria, dan kita menghormati itu, dan sehingga mulai dari sekarang April tidak bisa lagi bermain di tim putri apabila dia ingin bermain voli lagi," ujar Hanny.

Koi Siap Pasang Badan

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan siap pasang badan jika ada protes perolehan medali timnas voli putri sehubungan dengan perubahan status mantan atlet voli nasional Aprilia Manganang yang kini diketahui berjenis kelamin laki-laki.

Saat masih diperkuat Aprilia Manganang, timnas voli putri meraih satu medali perunggu dan perak pada SEA Games Singapura 2015 dan Kuala Lumpur 2017. Tak menutup kemungkinan jika nantinya komite olimpiade negara-negara Asia Tenggara mendesak membatalkan medali tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Oktohari tak mau berspekulasi terlalu jauh. Namun ia akan mencoba bernegosiasi dengan berbagai pihak jika gugatan tersebut benar-benar terjadi.

“Kami akan membantu dan mengurus dengan berbagai stakeholder agar prosesnya terlaksana dengan baik.Karena kepentingan KOI adalah kepentingan Indonesia sehingga kami akan bernegosiasi dengan berbagai pihak agar kami mendapat posisi tawar terbaik,” kata pria yang akrab disapa Okto di Kantor KOI, Jakarta, Senin.

Namun ia menegaskan bahwa tidak ada yang perlu dipermasalahkan dengan fakta ini. Kejadian serupa kasus Aprilia Manganang ini bukanlah yang pertama kalinya di dunia olah raga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak menyalahkan ataupun menyudutkan sang atlet karena mereka juga telah mengikuti berbagai proses, baik sebelum, selama dan setelah penyelenggaraan SEA Games. Sebab bagaimanapun perubahan status Aprilia Manganang sepenuhnya menjadi wewenang tim medis.

“Ini sepenuhnya wewenang tim dokter. Atlet tidak salah apa-apa karena atletnya sudah mengikuti proses baik sebelum, saat dan setelah SEA Games. Ini bukan salah siapa-siapa. Ini hanya mekanisme kedokteran. Jangan sampai ada persepsi-persepsi yang salah terhadap para atlet kita yang selalu berjuang untuk Indonesia,” pungkas Okto. (act/ant)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Penampakan Gerbong KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo
14:29

Penampakan Gerbong KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo

Proses evakuasi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung hingga malam hari.
Korban Beberkan Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi
09:58

Korban Beberkan Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi

Seorang korban selamat kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur menceritakan  dirinya mengalami cedera pada bagian lengan akibat benturan saat insiden terjadi.
Jemaah Haji Meninggal Dunia Usai Tiba di Madinah
07:28

Jemaah Haji Meninggal Dunia Usai Tiba di Madinah

Seorang jemaah asal Pasuruan dilaporkan meninggal dunia di Madinah akibat gangguan pernapasan dan telah dimakamkan di sana.
Ponsel Disita, 17 Kru Kapal Tanker Disandera Bajak Laut Somalia
04:36

Ponsel Disita, 17 Kru Kapal Tanker Disandera Bajak Laut Somalia

Laporan dari Makassar memuat dua peristiwa berbeda yang terjadi pada waktu hampir bersamaan, yakni penyanderaan awak kapal di perairan internasional serta pemberangkatan jemaah haji dari Kalimantan Timur.
Nadiem Hadirkan Saksi Meringankan di Sidang Kasus Chromebook
01:10

Nadiem Hadirkan Saksi Meringankan di Sidang Kasus Chromebook

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan perangkat Chromebook dengan terdakwa Nadiem Makarim kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada siang hari.
Pemkot Yogyakarta Akan Gelar Sweeping ke Seluruh Rumah Penitipan Anak
02:37

Pemkot Yogyakarta Akan Gelar Sweeping ke Seluruh Rumah Penitipan Anak

Wali Kota Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa daycare Little Aresha tidak memiliki izin operasional resmi.
Diluar Dugaan, Temuan FBI di Rumah Tersangka Penembakan Trump
07:46

Diluar Dugaan, Temuan FBI di Rumah Tersangka Penembakan Trump

Aparat keamanan Amerika Serikat masih terus menyelidiki upaya penembakan terhadap Presiden Donald Trump yang terjadi dalam rangkaian acara White House Correspondents' Dinner.
Petugas Damkar Berikan Hukuman ke Pelaku Pembuat Laporan Palsu
02:48

Petugas Damkar Berikan Hukuman ke Pelaku Pembuat Laporan Palsu

Seorang penagih utang di Semarang mendapat sanksi unik usai membuat laporan palsu kebakaran.
Kepala Sekolah Hingga Ketua Yayasan Ikut jadi Tersangka Kasus Daycare
01:28

Kepala Sekolah Hingga Ketua Yayasan Ikut jadi Tersangka Kasus Daycare

Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha.
Orang Tua Korban Ngadu ke Wali Kota, Pemkot Sweeping & Tertibkan Daycare di Yogyakarta
08:05

Orang Tua Korban Ngadu ke Wali Kota, Pemkot Sweeping & Tertibkan Daycare di Yogyakarta

Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak cepat menindaklanjuti dugaan kasus kekerasan terhadap anak di sebuah tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha.
Video Amatir Gardu Listrik di Permukiman Meledak dan Percikan Api
00:57

Video Amatir Gardu Listrik di Permukiman Meledak dan Percikan Api

Satu unit gardu listrik di kawasan Jalan Rawa Badak Barat terbakar pada Minggu malam, menyebabkan aliran listrik di permukiman warga sekitar sempat padam.
Momen Presiden prabowo Hadiri Resepsi El Rumi Syifa Hadju
01:00

Momen Presiden prabowo Hadiri Resepsi El Rumi Syifa Hadju

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri resepsi pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju pada Minggu malam di Raffles Jakarta.
Didampingi Direktur PT KAI Seskab Teddy Tinjau Perkembangan Pembangunan Hunian Warga Senen
01:14

Didampingi Direktur PT KAI Seskab Teddy Tinjau Perkembangan Pembangunan Hunian Warga Senen

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Didiek Hartantyo, meninjau perkembangan pembangunan hunian bagi warga di sekitar rel Stasiun Pasar Senen.
Sebanyak 40 Klinik Satelit Disiagakan untuk Jemaah Haji
01:06

Sebanyak 40 Klinik Satelit Disiagakan untuk Jemaah Haji

Pemerintah menyiagakan 40 klinik satelit bagi jemaah haji Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan selama berada di Makkah.
Kisah Penjual Nasi di Semarang, Sisihkan Rp 20.000 Sehari demi Berangkat Haji
02:14

Kisah Penjual Nasi di Semarang, Sisihkan Rp 20.000 Sehari demi Berangkat Haji

Perjuangan panjang akhirnya membuahkan hasil. Seorang pedagang nasi di Semarang, Supriatun, berhasil mewujudkan impiannya menunaikan ibadah haji setelah menabung selama 14 tahun.
Layanan Fast Track Percepat Kedatangan Jemaah Haji
02:02

Layanan Fast Track Percepat Kedatangan Jemaah Haji

Layanan fast track mempercepat proses kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Internasional Bandara Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz (MED). 
Kampanye Anti Kekerasan Seksual di Hari Kartini
02:22

Kampanye Anti Kekerasan Seksual di Hari Kartini

KAI Commuter mencatat sebanyak 74 kasus dugaan kekerasan seksual terjadi dalam perjalanan kereta rel listrik (KRL) sepanjang 2025 hingga kuartal pertama 2026. 
Hore Naik Transjakarta Hari Ini Hanya Bayar 1 Rupiah
03:40

Hore Naik Transjakarta Hari Ini Hanya Bayar 1 Rupiah

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Rp1 untuk seluruh moda transportasi publik dalam rangka memperingati Hari Transportasi Nasional, Jumat (24/4/2026).
Berjibaku Padamkan Kebakaran Tumpukan Sampah di Kelapa Gading
01:47

Berjibaku Padamkan Kebakaran Tumpukan Sampah di Kelapa Gading

Kebakaran tumpukan sampah kembali terjadi di kawasan Pegangsaan Dua, menimbulkan kepulan asap tebal yang menyelimuti area sekitar dan menyulitkan proses pemadaman.

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
ADVERTISEMENT