Karawang, tvOnenews.com - Dalam agenda Panen raya di karawang, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sempat dikerubungi warga, petani, dan penyuluh pertanian yang hadir di lokasi.
Usai mendampingi Presiden meninjau area persawahan, Teddy terlihat dihampiri banyak orang yang ingin bersalaman, berfoto, hingga menyampaikan aspirasi secara langsung.
Seperti diketahui, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri panen raya padi di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada siang hari ini.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pemerintah untuk menegaskan capaian swasembada beras nasional tahun 2025.
Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo meninjau penerapan teknologi pertanian modern dan melakukan panen padi menggunakan mesin combine harvester.
Presiden juga tampak menyapa serta berbincang langsung dengan para petani, penyuluh pertanian, dan masyarakat yang hadir di area persawahan.
Dalam rangkaian acara panen raya ini, Presiden Prabowo dijadwalkan memberikan arahan dan pidato di hadapan ribuan petani serta penyuluh pertanian dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain itu, Presiden juga akan mendengarkan laporan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait kondisi produksi pangan nasional.
Sejumlah menteri dan pejabat negara turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta jajaran pimpinan Perum Bulog.
Presiden Prabowo juga dijadwalkan berdialog langsung dengan para petani dan penyuluh pertanian yang hadir, tidak hanya dari Jawa Barat, tetapi juga perwakilan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kehadiran Presiden disambut antusias, dengan suasana akrab terlihat saat masyarakat berebut menyalami dan berbincang langsung dengan Kepala Negara.
Panen raya di Karawang ini menjadi momentum penting bagi pemerintah dalam menunjukkan komitmen terhadap ketahanan pangan nasional serta pencapaian swasembada beras yang ditargetkan tercapai pada tahun 2025.