News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus HIV di Jawa Barat Meningkat 100% dalam Lima Tahun

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:45 WIB
  • Reporter :

Bandung, tvOnenews.com - Angka Hiv AIDS di Jawa barat mencapai 100% dalam 5 tahun terakhir. Tercatat lebih dari 10.000 kasus yang terjadi pada tahun 2024.

Mirisnya hubungan seksual yang menjadi faktor penyebab naiknya HIV di Jawa Barat juga menjamur di kalangan remaja berusia 15 hingga 19 tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisi Penanggulangan AIDS KPA Provinsi Jawa Barat mengungkap kenaikan angka dari HIV/AIDS di Jawa Barat yang naik dua kali lipat atau 100 persen dalam 5 tahun terakhir.

Ada lebih dari 10 kasus, 10.000 kasus dalam tahun 2024. Ini menunjukkan kenaikan 5 tahun sebelumnya atau tahun 2020 yang mencatat hanya sekitar 5.000 kasus.

Hubungan seksual berisiko disinyalir menjadi faktor penyebab utama naiknya angka HIV di Provinsi Jawa Barat. 

Ini juga terjadi di kalangan remaja berusia 15 hingga 19 tahun.

Menurut survei KPA tahun 2022, rata-rata siswa SMA mengaku pertama kali melakukan hubungan seksual pada usia 13 hingga 14 tahun. 

Dari 10.000 kasus pada 2024 tercatat 2.900 di antaranya merupakan anak-anak dan remaja yang menderita HIV/AIDS. 

Lebih mengejutkan lagi, sebagian dari mereka tidak hanya berhubungan seksual dengan satu orang yang akhirnya membuat risiko penyebaran dan penularan HIV semakin besar.

Menurut Lanri Kusmono, Pengelola Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Barat, angka ini di satu sisi mengkhawatirkan, namun di sisi lain mencerminkan peningkatan upaya pemeriksaan bagi kelompok berisiko.

Lonjakan tersebut, kata Lanri, tak lepas dari bertambahnya jumlah fasilitas layanan tes HIV.

“Kita punya lebih dari 1.300 puskesmas, rumah sakit, dan klinik di seluruh Jawa Barat yang bisa melakukan tes HIV. Tahun 2024, jumlah tes yang dilakukan mencapai lebih dari 1,1 juta kali di semua kelompok usia dan gender,” ungkapannya. 

Hasilnya, ditemukan rata-rata 25 kasus baru setiap hari di provinsi ini.

Dari total 36.000 orang yang mengetahui status positif HIV mereka di Jawa Barat, hanya 24.000 yang tercatat menjalani pengobatan antiretroviral (ARV) hingga akhir 2024.

Sisanya, sekitar 14.000 orang, belum pernah atau sudah berhenti berobat.

Lanri menjelaskan, kendala ini bukan pada ketersediaan obat. 

“Obat ARV disediakan gratis oleh pemerintah. Tapi ada ketakutan untuk memulai terapi seumur hidup. Stigma negatif terhadap ODHA, jarak ke fasilitas layanan yang terbatas, serta biaya administrasi untuk tes pendukung yang kadang mencapai Rp75 ribu hingga Rp150 ribu di rumah sakit,” jelasnya.

Hingga Desember 2024, baru terdapat sekitar 400 titik layanan pengobatan HIV di Jawa Barat, jumlah yang masih jauh tertinggal dibanding provinsi lain seperti Jawa Tengah yang sudah memiliki lebih dari 700 layanan.

Data menunjukkan kelompok usia 14–19 tahun, yang sebagian besar masih berstatus pelajar, juga terdampak.

Namun, pendampingan pada kelompok ini dinilai masih minim.

“Untuk remaja di bawah 18 tahun, mengajak tes HIV saja harus dengan izin orang tua atau wali. Informasi di sekolah pun harus disampaikan hati-hati,” ujar Lanri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPAI Jawa Barat mendorong penerapan kolaborasi pentahelix, melibatkan pemerintah, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, dan media, dalam pencegahan HIV. 

Harapannya, seluruh pihak dapat berperan aktif agar angka penularan dapat ditekan dan pasien mendapatkan akses pengobatan yang konsisten.
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Kesaksian Warga Soal Ledakan Tabung Gas 12 Kg Menewaskan 3 Orang
02:31

Kesaksian Warga Soal Ledakan Tabung Gas 12 Kg Menewaskan 3 Orang

Suasana tenang di kawasan Jalan Ratu Sianum Lr. Nepos Nomor 49, Palembang, Sumatera Selatan, mendadak berubah mencekam.
Lelehan Lava Gunung Merapi Muntah dan Semburkan Awan Panas
00:52

Lelehan Lava Gunung Merapi Muntah dan Semburkan Awan Panas

Berdasarkan laporan pengamatan, guguran material pijar terpantau meluncur ke sejumlah sektor aliran sungai yang berhulu di puncak Merapi.
Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Miras Ilegal Lewat Jalur Laut
03:02

Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Miras Ilegal Lewat Jalur Laut

Miras tersebut dikemas dalam belasan jerigen, botol bekas air mineral, serta plastik yang dimasukkan ke dalam karton. Barang ilegal itu diduga akan disalurkan ke sejumlah wilayah kabupaten dan kota di Maluku melalui transportasi laut.
Cuaca Ekstrem, Sekitar 2.000 Kapal Parkir di Pelabuhan Muara Angke | Kabar Siang
05:40

Cuaca Ekstrem, Sekitar 2.000 Kapal Parkir di Pelabuhan Muara Angke | Kabar Siang

Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angke, Jakarta Utara, mengalami kelebihan kapasitas akibat ribuan kapal nelayan yang memilih parkir dan tidak melaut.
Lubang Raksasa di Aceh Tengah Melumat Jalanan
01:21

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Melumat Jalanan

Lubang raksasa yang menyerupai sinkhole terus meluas di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, dan mulai mengancam sejumlah tiang transmisi arus listrik di wilayah tersebut.
Panik! Pencuri Naik ke Atas Plafon Rumah Karena Kepergok Warga
05:07

Panik! Pencuri Naik ke Atas Plafon Rumah Karena Kepergok Warga

Seorang pria tertangkap basah saat melakukan aksi pencurian di sebuah rumah kosong di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Pelaku sempat bersembunyi di atas plafon rumah korban sebelum akhirnya diamankan polisi.
Gibran Punya Ambisi jadi Capres, Hensa: Warning untuk Gerindra 2034
11:03

Gibran Punya Ambisi jadi Capres, Hensa: Warning untuk Gerindra 2034

Situasi global yang penuh ketidakpastian kembali menjadi sorotan dalam diskusi politik nasional, termasuk terkait arah pemerintahan dan dinamika menuju Pemilu 2029. 
Menggebu-gebu, Jokowi Siap Terjun Langsung ke Masyarakat demi PSI
06:19

Menggebu-gebu, Jokowi Siap Terjun Langsung ke Masyarakat demi PSI

Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) membakar semangat ribuan peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan. 
16 Hari Banjir Karawang, Proses Pembelajaran Para Siswa Terganggu
06:33

16 Hari Banjir Karawang, Proses Pembelajaran Para Siswa Terganggu

Banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, semakin meluas dan masih merendam permukiman warga hingga fasilitas umum. 
Sambil Menangis, Seorang Nenek Pedagang Kejar Satpol Mobil PP
05:41

Sambil Menangis, Seorang Nenek Pedagang Kejar Satpol Mobil PP

Seorang nenek renta yang diperkirakan berusia sekitar 80 tahun di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, mendadak viral di media sosial.
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pencabulan Bocah 4 Tahun di Cilacap
01:35

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pencabulan Bocah 4 Tahun di Cilacap

Peristiwa pembunuhan balita perempuan yang jasadnya ditemukan di dalam karung di Kota Cilacap, Jawa Tengah, terungkap dilakukan secara spontan. Polisi menyebut motif awal tindakan tersebut bermula dari niat pelaku untuk mencabuli korban.
Pemerintah Respon Gejolak Pasar Modal
01:31

Pemerintah Respon Gejolak Pasar Modal

Pemerintah, kata Airlangga, berkomitmen melakukan reformasi struktural untuk memperkuat integritas dan memperdalam pasar modal nasional.
Polisi Ungkap Misteri Penemuan Jenazah di Gumuk Parangtritis, Diduga Akibat Utang Bisnis
01:13

Polisi Ungkap Misteri Penemuan Jenazah di Gumuk Parangtritis, Diduga Akibat Utang Bisnis

Misteri penemuan mayat di Gumuk Pasir Parangtritis, Bantul, Yogyakarta akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Polres Bantul. Polisi menangkap dua orang pelaku pembunuhan beserta sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.
Data Sementara, 58 Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi
05:28

Data Sementara, 58 Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

Kondisi jenazah yang sebagian telah membusuk membuat proses identifikasi berjalan lebih sulit dan membutuhkan pemeriksaan ekstra.
Bangunan Cagar Budaya Peninggalan Belanda Runtuh, Belasan Siswa SD Terluka
01:23

Bangunan Cagar Budaya Peninggalan Belanda Runtuh, Belasan Siswa SD Terluka

Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan siswa sekolah dasar bersama guru melakukan kunjungan studi wisata ke lokasi bersejarah itu.
KPK Temukan Aktivitas Penukaran Mata Uang Asing ke Rupiah di Kasus Ridwan Kamil
01:55

KPK Temukan Aktivitas Penukaran Mata Uang Asing ke Rupiah di Kasus Ridwan Kamil

KPK menemukan aktivitas eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menukar uang miliaran rupiah ke mata uang asing periode 2021-2024.
Peristiwa Tenggelamnya Kapal Penumpang di Sulawesi Tenggara
01:15

Peristiwa Tenggelamnya Kapal Penumpang di Sulawesi Tenggara

Sebanyak 28 penumpang dan empat kru kapal cepat KM Maligano Star berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam.
Kehilangan Sahabatnya, Reza Pantau Pencarian Setiap Hari
03:20

Kehilangan Sahabatnya, Reza Pantau Pencarian Setiap Hari

Seorang anak bernama Reza (9) menjadi sorotan setelah setiap hari mendatangi area pencarian untuk menunggu kabar temannya yang masih hilang tertimbun longsor.
Pilu! Sang Ibu Sakit, Anak Mengasuh Adik Sambil Sekolah
02:24

Pilu! Sang Ibu Sakit, Anak Mengasuh Adik Sambil Sekolah

Kisah pilu dialami Ariendra Ralea Irgantari, siswa kelas 3 SD Negeri Gembongan, Sentolo, Kulonprogo.

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menilai fisik masih menjadi fokus utama evaluasi bagi Raymond Indra/Nikoolaus Joaquin
Doa Nabi Ibrahim AS agar Dikaruniai Anak Sholeh, Amalan yang Diabadikan dalam Al Quran

Doa Nabi Ibrahim AS agar Dikaruniai Anak Sholeh, Amalan yang Diabadikan dalam Al Quran

Doa agar anak menjadi shaleh pun diabadikan dalam Al-Qur’an, salah satunya merupakan doa Nabi Ibrahim AS saat memohon agar anak senantiasa menegakkan shalat.
Sama Sekali Tak Khawatir, Bos Gresini Racing Justru Bangga Alex Marquez Diincar Banyak Tim Pabrikan

Sama Sekali Tak Khawatir, Bos Gresini Racing Justru Bangga Alex Marquez Diincar Banyak Tim Pabrikan

Sporting Director BK8 Gresini Racing, Michele Masini, mengungkapkan rasa bangganya melihat nama Alex Marquez santer dikaitkan dengan sejumlah tim pabrikan untuk MotoGP 2027. 
Enrico Tambunan Ungkap Fakta soal Ayah Ressa, Sebut Denada Trauma Tiap Disinggung Masa Lalunya

Enrico Tambunan Ungkap Fakta soal Ayah Ressa, Sebut Denada Trauma Tiap Disinggung Masa Lalunya

Adik Denada, Enrico Tambunan, buka suara soal polemik keluarga. Ia ungkap Denada alami trauma tiap disinggung soal siapa sebenarnya ayah Ressa.
ADVERTISEMENT