GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Durhaka! Gegara Harta Warisan, 4 Anak Sekongkol Tuntut Ibu Kandungnya | tvOne

Jumat, 22 Januari 2021 - 21:40 WIB
  • Reporter :

Banyuasin, Sumatera selatan – Gara-gara harta Warisan, empat anak kandung di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ( Sumsel) bersekongkol menuntut ibu kandungnya sendiri ke Pengadilan. Kasus ini telah disidangkan belasan kali, baik di pengadilan negeri maupun pengadilan agama.

Damina, nenek berusia 79 tahun, datang ke Pengadilan Agama Pangkalan Balai, Sumsel dengan kursi rodanya. Ia ke sini untuk menjalani sidang gugatan harta warisan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para penggugatnya adalah empat putri yang dia lahirkan sendiri. Mereka mempermasalahkan sebuah lahan yang menurut Damina telah dibagi rata sejak ayah mereka meninggal dunia.

“Dua bagian laki-laki, satu bagian perempuan. Itu semua anak kandung. Tapi caranya seperti bukan anak kandung sekarang. Durhaka nian. Bukan anakku,” kata Damina sambil menahan emosinya.

Namun ke-empat anak tersebut masih mempertanyakan sisa lahan yang dijual Damina. Menurut Nenek ini, tanah tersebut telah dijual untuk kebutuhan hidup serta berobat.

Damina tak habis pikir dengangugatan tersebut. Apalagi semua putrinya itu telah mendapat jatah tanah warisan masing-masing seluas 750 meter persegi.

Usai sidang, empat putri Damina, Herawati, Dewi, Aprilina, dan Milakaturina yang hadir dalam proses peradilan, tak bersedia berkomentar. Mereka langsung meninggalkan pengadilan tanpa menjawab pertanyaan wartawan.

Kasus hukum ini masih belum menemukan jalan keluar.

Pengacara Damina berharap anak-anak tergugat mau menempuh jalan damai.

Gugatan perdata Damina didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Pangkalan Balai Banyuasin pada 25 Juni 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para penggugat mengadukan sengketa tanah seluas 12 ribu meter persegi terhadap Damina, Angga yang merupakan cucu Damina dari Almarhum putranya Abdul Gani, Notaris Fahrizal, Lurah Kedondong Rate, dan Camat Banyuasin III.

Tanah tersebut terletak di Jalan Mutiara Kelurahan Kedondong Rate, Banyuasin Sumsel dan terdiri dari tiga surat. (act)

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Prabowo dan Gibran Tunaikan Zakat Lewat Baznas di Istana Negara

Prabowo dan Gibran Tunaikan Zakat Lewat Baznas di Istana Negara

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menunaikan zakat hari ini. Penyerahan zakat dilakukan melalui Baznas di Istana
Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Menag Sebut Tokoh Agama Harus Berpihak ke Masyarakat Tertindas, Pelaku Usaha Salah Satunya

Menag Sebut Tokoh Agama Harus Berpihak ke Masyarakat Tertindas, Pelaku Usaha Salah Satunya

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan tokoh agama harus berpihak kepada kelompok masyarakat yang tertindas. Hal itu disampaikan saat menghadiri acara
Lagi-lagi OTT KPK Terhadap Kepala Daerah Terkait Suap Proyek

Lagi-lagi OTT KPK Terhadap Kepala Daerah Terkait Suap Proyek

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjaring dua Kepala Daerah terkait dugaan suap proyek dalam kurun waktu setengah bulan. Belum lama ini, pada tanggal Senin
Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Komentar tajam legenda sepak bola Belanda Rafael van der Vaart terhadap kiper Ajax Maarten Paes menjadi sorotan luas di berbagai media internasional. Kritik itu
Menag Tak Setuju Gerakan Boikot Produk Terafiliasi Israel-AS: Di Sana Dibantai, di Sini PHK, Umat Islam Rugi 2 Kali

Menag Tak Setuju Gerakan Boikot Produk Terafiliasi Israel-AS: Di Sana Dibantai, di Sini PHK, Umat Islam Rugi 2 Kali

Menag Nasaruddin Umar menanggapi soal gerakan boikot di Indonesia terhadap produk yang terafiliasi Israel dan Amerika Serikat (AS). Hal itu disampaikan saat
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan ASN dan Pihak Swasta Saat OTT di Kabupaten Cilacap

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan ASN dan Pihak Swasta Saat OTT di Kabupaten Cilacap

Puluhan orang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo meng
Puluhan Orang Termasuk Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Kasus Proyek

Puluhan Orang Termasuk Bupati Cilacap Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Kasus Proyek

Komusi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Hasilnya, KPK menciduk Bupati Cilacap Syamsul
Kurangi Sampah Jakarta, Pramono Usul Bangun 3 PLTSa di Lokasi Ini

Kurangi Sampah Jakarta, Pramono Usul Bangun 3 PLTSa di Lokasi Ini

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi mengusulkan membangun tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
ADVERTISEMENT