News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerasan dan Pelecehan oleh Oknum Dokter di Bandara Soetta | Jejak Kasus tvOne

Kamis, 1 Oktober 2020 - 01:15 WIB
  • Reporter :

Tangerang, Banten – Seorang oknum dokter di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten ditangkap polisi  karena melakukan pemerasan dan Pelecehan seksual kepada penumpang pesawat. Ia dibekuk di sebuah rumah kos di kampung halamannya di Balige, Toba samosir, Sumatera utara, Jumat, 25 September 2020.

Kasus yang membelit EF alias Eko firstson, bermula dari curahan hati LHI melalui akun twitter  @listongs. LHI mengaku diperas dan dilecehkan oleh seorang dokter yang melakukan tes rapid pada calon penumpang pesawat di Terminal 3 Bandara Soetta. Cuitan itu viral di media sosial dan mendapat perhatian warganet. Polisi pun bergerak cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya kasus ini dilaporkan melalui medsos kemudian viral, dari sana kita tindak lanjuti kebenaran kasus atau laporan secara viral ini. Namun yg bersangkutan ketika kita konfirmasi apakah mau membuat laporan atau tidak, yang bersangkutan berat karena harus kembali lagi ke Jakarta. Sehingga kita jemput bola, kita yang ke Bali mengambil keterangan yang bersangkutan terus meminta yang bersangkutan untuk membuat laporan polisi. Saudari L ini bersedia membuat laporan polisi. Dari sana kita ambil keterangan kemudian penyelidikan lebih lanjut terhadap apa yang sudah dicuitnya di media sosial dan kejadian yang dia ceritakan yaitu pemerasan kemudian juga perbuatan cabul yang dialaminya,” kata Kepala Polres bandara Soekarno-Hatta, Kombes pol adi ferdian saputra.

Sementara Eko langsung kabur begitu tahu perbuatannya menjadi viral di dunia maya. Polisi pun melacak keberadaan pelaku di tempat kelahirannya di Balige. Oknum tenaga kesehatan yang mengaku sebagai dokter itu tak berkutik saat petugas meringkusnya.

Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk perusahaan tempat Eko bekerja dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), diketahui bahwa Eko Firstson belum resmi menjadi dokter. Ia adalah pegawai magang dengan gelar sarjana kedokteran.

“Pengakuannya sebagai dokter itu kita buktikan dengan menggunakan pakaian, pakaiannya itu tertulis di situ nama dengan gelar dokter, kemudian kita konfirmasi dengan pihak terkait khususnya ahli masalah kedokteran ini bahwa yang bersangkutan memang lulusan dari salah satu universitas dan bergelar sarjana kedokteran namun pelaku belum melaksanakan koas kemudian juga belum melaksanakan uji kompetensi dokter Indonesia sehingga dia belum berhak menyandang gelar dokter.

Ahli psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel menyebutkan bahwa lingkungan yang  tertutup berpotensi menjadi tempat perbuatan amoral.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Adanya satu pihak yang dominan, dalam hal ini adalah oknum dokter dan adanya satu pihak yang cenderung submisif yaitu pasien, dalam sebuah lingkungan yang tertutup maka sekali lagi itulah lingkungan yang ‘ideal’ untuk terjadinya perbuatan amoral, bejat, termasuk pelecehan seksual,” pungkasnya. (act)

(Lihat juga: POLISI GELAR PRAREKONSTRUKSI KASUS PELECEHAN DAN PEMERASAN SAAT RAPID TEST DI BANDARA SOETTA)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Pemuda di Makassar Tewas saat Bantu Petugas Padamkan Kebakaran
03:48

Pemuda di Makassar Tewas saat Bantu Petugas Padamkan Kebakaran

Seorang pemuda tewas saat membantu memadamkan kebakaran di Jalan Lorong Indah, sementara seorang pelaut asal Gowa dilaporkan disandera perompak Somalia.
Lecehkan Tiga Bocah, Pria 40 Tahun Dihakimi Massa
01:54

Lecehkan Tiga Bocah, Pria 40 Tahun Dihakimi Massa

Seorang pria berinisial Alfian (40) diamankan warga setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak di kawasan Kalideres. 

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
ADVERTISEMENT