Menteri Olahraga Iran Kirim Sinyal Mengejutkan soal Piala Dunia 2026, Pintu Playoff Darurat untuk Timnas Indonesia kembali Terbuka?
- Kitagaruda.id
"Kami telah berdiskusi tentang tim nasional itu sendiri, kondisi tim nasional, dan kami juga telah membentuk sebuah komite," ungkap Donyamali dikutip dari Sport Bible.
"Hari ini kami juga mengadakan pertemuan dalam kerangka diskusi ini, dan kami sedang memenuhi kewajiban hukum kami," sambungnya.
Lebih lanjut, Donyamali menegaskan bahwa segala kemungkinan masih terbuka lebar, termasuk skenario Iran absen dari Piala Dunia.
"Kita harus siap. Bagaimanapun juga, mungkin saja diputuskan untuk tidak pergi. Dan jika diputuskan untuk pergi, kita tetap harus siap, sehingga kehadiran kita, jika memang diperlukan, akan menjadi kehadiran yang kuat," katanya.
"Tetapi sekali lagi, saya tekankan bahwa, dalam hal ini, pengambilan keputusan didasarkan pada kondisi yang ada saat ini, dengan pemerintah dan mungkin Dewan Keamanan Nasional," pungkas Donyamali.
Di balik drama keikutsertaan Iran, FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat berupa babak playoff yang melibatkan empat tim—dua wakil dari zona Asia (AFC) dan dua dari zona Eropa (UEFA)—jika Iran benar-benar mundur dari kompetisi.
Nama Timnas Indonesia ikut disebut-sebut sebagai salah satu kandidat dari zona Asia yang layak memperebutkan tiket playoff tersebut, bersama Uni Emirat Arab dan Oman. Ketiga negara ini dianggap memiliki rekam jejak kualifikasi yang relevan untuk diperhitungkan FIFA.
Jurnalis ESPN Luiz Carlos Largo mengungkapkan bahwa keputusan soal jadi atau tidaknya playoff darurat ini akan diumumkan FIFA paling lambat pada 30 April 2026. Artinya, nasib Skuad Garuda di panggung Piala Dunia bisa saja ditentukan dalam hitungan hari ke depan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku belum menerima informasi resmi dari FIFA terkait skenario tersebut.
"Saya belum dapat black and white-nya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti," kata Erick.
Jika peringkat FIFA menjadi acuan utama, peluang Indonesia yang kini bertengger di posisi 122 dunia terbilang tipis, terutama bila harus bersaing dengan raksasa Eropa seperti Italia atau Denmark. (fan)
Load more