News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profesor Hukum Belanda Semprot Klub Eredivisie soal Skandal Paspor, Efeknya Bisa Bikin Pemain Timnas Indonesia Tak Bisa Main

Profesor Marjan Olfers kritik klub Eredivisie soal kasus paspor yang berdampak pada pemain Timnas Indonesia hingga terancam tak bisa tampil akhir pekan ini.
Kamis, 2 April 2026 - 14:57 WIB
Bek Fortuna Sittard, Justin Hubner
Sumber :
  • Facebook - Fortuna Sittard

Jakarta, tvOnenews.com - Profesor Olahraga dan Hukum, Marjan Olfers mengkritik klub-klub Belanda yang tidak paham soal aturan usai kasus paspor mencuat. Menurutnya, hal tersebut seharusnya sudah bisa diantisipasi.

Sejumlah pemain diperkirakan tidak bisa memperkuat klub Eredivisie pada pertandingan akhir pekan ini. Kondisi tersebut terjadi setelah muncul kekhawatiran terkait status kewarganegaraan pemain yang memilih membela negara lain seperti Indonesia, Tanjung Verde, dan Suriname.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juru bicara Kementerian Kehakiman Belanda menegaskan bahwa keputusan pemain untuk berganti kewarganegaraan dapat membawa konsekuensi hukum. Hal ini terutama berkaitan dengan kemungkinan hilangnya status sebagai warga negara Belanda.

Situasi ini membuat para pemain berpotensi kehilangan izin tinggal maupun izin kerja di Belanda. Akibatnya, mereka tidak lagi memenuhi syarat administratif untuk tampil di kompetisi resmi seperti Eredivisie.

KNVB sebelumnya telah mengingatkan seluruh klub agar hanya menurunkan pemain yang benar-benar memenuhi ketentuan yang berlaku. Federasi menegaskan bahwa tanggung jawab utama tetap berada di tangan masing-masing pemain.

"Jika seorang pemain melepaskan kewarganegaraan Belandanya, bisa dibilang, Anda memasuki yurisdiksi yang berbeda. Faktanya, Anda kemudian menjadi warga negara asing," jelas Profesor Olahraga dan Hukum Marjan Olfers kepada ESPN dikutip dari psvfan.nl, Kamis (2/4/2026).

"Oleh karena itu, Anda harus memiliki izin untuk dapat melakukan pekerjaan Anda di sini. Jadi, sampai batas tertentu, tanggung jawab sudah ada di sana," lanjutnya.

Di sisi lain, klub juga dinilai memiliki peran penting dalam mencegah persoalan ini sejak awal. Minimnya pemahaman hukum di sejumlah klub disebut menjadi salah satu penyebab utama munculnya polemik tersebut.

"Pengetahuan hukum tertinggal di banyak klub, terutama di bidang-bidang ini. Semakin banyak klub yang menggunakan pengacara, tetapi di luar puncak Eredivisie, Anda melihat pengetahuan itu menurun," ujar Olfers.

"Semua uang ada di lapangan permainan. Setiap euro yang dibayarkan untuk semua jenis nasihat tidak dapat dihabiskan di sana," tambahnya.

Kasus ini mencuat setelah NAC Breda melayangkan protes usai kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Klub tersebut bahkan meminta agar pertandingan dinyatakan tidak sah karena dugaan pelanggaran administrasi pemain lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya rasa KNVB tidak akan segera memutuskan untuk mengulang pertandingan," kata Olfers, yang pernah menjabat di Dewan Pengawas di Ajax.

"Secara formal, dari perspektif aturan, itu mungkin saja. Mereka selalu dapat mencoba mengikuti proses hukum. Tetapi saya berharap, seperti yang biasa terjadi dalam sepak bola, kita akan mencoba menyelesaikan masalah ini secara proaktif," tutupnya. (fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT