GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.
Kamis, 26 Maret 2026 - 03:53 WIB
Pelatih Timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov
Sumber :
  • Instagram/alex.dimitrov1976

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Bulgaria, Alexsandar Dimitrov menghebohkan fans Persija Jakarta, Persipura Jayapura hingga fans Timnas Indonesia.

Kehebohan ini terjadi saat skuad asuhan Alexsandar Dimitrov dijadwalkan akan berlaga dan melihat kekuatan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan ini, Alexsandar Dimitrov dihebohkan dengan rekam jejaknya. Tak ayal, pelatih Timnas Bulgaria itu sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia.

Dimitrov pernah merumput sebagai pemain sepak bola di Indonesia.  Tak hanya itu, rekam jejaknya bahkan pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia.

Hal menjadi kontroversi menyasar pada rekam jejaknya saat masih menjadi pemain sepak bola di Indonesia. Ia digadang-gadang pernah membela klub asal Indonesia, Persipura Jayapura.

Merujuk dari catatan data Transfermarkt, pelatih Bulgaria itu dianggap pernah memperkuat Persipura Jayapura. Itu berlangsung dari musim 2003 hingga 2006.

Alih-alih pernah membela Persipura, catatan dalam Transfermarkt tampaknya sudah keliru. Ia membantah dirinya pernah berkostum klub asal Jayapura tersebut.

Bantahan ini langsung dikonfirmasi melalui akun Instagram @effendigazaliofficial. Effendi mengatakan, Dimitrov perlu meluruskan rekam jejaknya saat bermain di Indonesia.

"Stop data keliru, bukan Persipura!," tulis Effendi Gazali dilansir dari unggahan Instagram pribadinya, Kamis (26/3/2026).

Pelatih Timnas Bulgaria, Alexsandar Dimitrov saat berkostum Persija Jakarta pada 2002
Pelatih Timnas Bulgaria, Alexsandar Dimitrov saat berkostum Persija Jakarta pada 2002
Sumber :
  • Instagram/@effendigazaliofficial

Kata Effendi Gazali, pelatih berusia 49 tahun itu menegaskan dirinya hanya pernah memperkuat Persija Jakarta. Kemudian, Dimitrov membela Petrokimia Putra dari 2003-2004.

"Katanya, data perjalanan sepak bola dia di Indonesia, ada beberapa harus diralat," ucap Effendi Gazali.

Dalam unggahan video Effendi Gazali, Dimitrov terlihat pernah mengenakan kostum pemain saat membela Persija Jakarta. Ia bersama Macan Kemayoran pada musim 2002.

"Alexsandar Dimitrov, Coach Bulgaria adalah pemain Persija (2002)," tegas Effendi.

Selepas itu, ia menjadi asisten pelatih Persipura Jayapura pada 2006 hingga 2007. Di sinilah, ia dibawa untuk menjadi asisten pelatih Ivan Kolev semasa menangani Timnas Indonesia pada 2007.

Sementara Ivan Kolev sendiri pernah tercatat sebagai pelatih Persija, Persipura, hingga Mitra Kukar, selain mengasuh Timnas Indonesia.

Dimitrov saat itu ditarik oleh Ivan Kolev ketika dirinya mempunyai kisah nyaris indah bersama Timnas Indonesia. Kebetulan Garuda berstatus sebagai tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam di ajang Piala Asia 2007.

Pola permainan Timnas Indonesia di tangan Kolev dan Dimitrov menerapkan pola permainan pragmatis. Skuad Garuda saat itu diperkuat oleh Elie Aiboy, Markus Horison, Charis Yulianto, Firman Utina hingga Bambang Pamungkas.

Sayangnya nasib Timnas Indonesia di tangan mereka berakhir gagal ke perempat final. Hasil itu terjadi setelah menelan kekalahan tipis skor 0-1 dari Korea Selatan.

Namun demikian, Dimitrov masih menemani Kolev setelah nyaris mengukir cerita indah di Piala Asia 2007. Keduanya tetap mendapat kepercayaan menangani Timnas Indonesia hingga akhir 2007.

Setelah itu, Dimitrov memutuskan berpindah haluan pada kariernya. Ia menjadi pelatih utama di sejumlah klub.

Bahkan Dimitrov mendapat kepercayaan menangani skuad timnas Bulgaria di level kelompok umur sebelum dipercaya menangani skuad  senior sejak 2025.

Dimitrov menyampaikan bantahan tersebut saat dirinya membawa Timnas Bulgaria menginjakkan kaki di Indonesia. Kedatangannya tentu untuk persiapan menghadapi FIFA Series 2026.

Saat menjalani latihan tim di Lapangan A Senayan, Jakarta, Rabu (25/3/2026), ia senang bisa kembali hadir merasakan keramahan di Indonesia.

"Saya merasa sangat baik, terima kasih atas keramahan yang ditunjukkan. Saya sangat senang bisa kembali setelah 19 tahun," ungkap Dimitrov.

Di sisi lain, Alexsandar Dimitrov sudah menganggap Indonesia sebagai rumah keduanya. Tentu ia sudah mengenal culture sepak bola Indonesia sehingga tidak perlu beradaptasi lagi.

"Tetapi para pemain saya tentu membutuhkannya. Kami butuh waktu untuk persiapan dan aklimatisasi," lanjutnya.

Diketahui, Timnas Bulgaria di tangan Alexsandar Dimitrov menjadi salah satu peserta FIFA Series 2026. Ajang ini akan digelar di Indonesia mulai dari 27 Maret 2026.

Timnas Bulgaria akan berhadapan secara langsung dengan Kepulauan Solomon. Sementara, Alexsandar Dimitrov bisa kembali melihat kekuatan Timnas Indonesia yang dijadwalkan akan melawan St. Kitts and Nevis.

Seluruh pertandingan FIFA Series 2026 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta.

Meski hanya bisa melihat kekuatan Garuda, skuad asuhan Dimitrov potensi bertemu Timnas Indonesia. Pertemuan itu bisa terjadi di final FIFA Series pada 30 Maret 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Format pertemuan tersebut bisa terjadi apabila Timnas Indonesia dan Timnas Bulgaria harus menyingkirkan lawannya masing-masing.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT