Jadi Kambing Hitam Atas Kekalahan 3-1, Maarten Paes Berani Kritik Ajax
- Ajax
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Timnas Indonesia, Maarten Paes kembali menjadi kambing hitam atas hasil minor dari klubnya, Ajax. Setelah mendapatkan kritik atas debutnya, Maarten Paes kembali menjadi kambing hitam atas kekalahan Ajax.
Ajax kalah dari FC Gronigen dengan skor 3-1 pada Sabtu (8/3/2026). Hal ini pun membuat Ajax tertahan di peringkat ketiga dengan 44 poin, hanya selisih satu poi dari NEC Nijmegen yang masih memiliki satu pertandingan tersisa.
Muak menjadi kambing hitam, Maarten Paes akhirnya berani mengkritik rekan satu timnya di Ajax. Menurutnya, tidak ada sosok pemimpin yang bisa merangkul tim khususnya di lini belakang.
"Saya pikir kami memiliki tim yang sangat muda. Beberapa perlu berkembang, seperti saya. Saya adalah pemain di lini belakang, tentu saja dan saya akan melakukan yang terbaik untuk berada di sana," kata Maarten Paes dikutip dari laman Voetbal International, Minggu (8/3/2026).
Dia tidak menampik bahwa tingginya intensitas laga seringkali berakhir dengan adu mulut di lapangan. Namun dia memastikan bahwa ini menjadi bagian tim untuk berkembang.
"Memang ada beberapa kata kasar terucap, saya tidak akan menceritakan kembali apa yang dikatakan di sana. Karena anda adalah orang-orang besar, anda dapat saling mengatakan kebenaran," katanya.
"Seperti saya berdiri di sini, saya juga akan bertanggung jawab atas hal itu. Yang bisa kita lakukan adalah memberikan yang terbaik untuk membentuk tim yang solid," katanya.
Walau berani mengkritik rekan satu timnya, namun Paes memastikan bahwa tujuannya bersama Ajax tetap jelas, lolos ke Liga Champions.
"Kami memiliki tujuan bersama di sini, dan itu adalah untuk mencapai Liga Champions. Maka ego menjadi tidak relevan, dan semuanya harus mengalah untuk mencapai tujuan itu," katanya.
"Jika ada kritik terhadap saya, saya menerimanya dengan lapang dada, dan memang seperti itu. Di luar lapangan, semua orang sangat ramah, tetapi terkadang juga penting untuk saling mengatakan kebenaran di lapangan," katanya. (hfp)
Load more