Waduh, AFC Hukum PSSI Lagi: Gara-Gara Salah Prosedur, PSSI Didenda AFC Usai Duel Indonesia U23 vs Mali! Lalai atau Cuma Teknis?
- ANTARA FOTO/FAUZAN
Pertandingan berlangsung intens sejak menit awal. Indonesia mampu memberikan tekanan agresif, sementara Mali menunjukkan kualitas fisik dan kecepatan khas wakil Afrika.Â
Jual beli serangan membuat atmosfer stadion hidup sepanjang laga. Salah satu momen krusial terjadi saat Muhammad Ferrari terlibat duel sengit memperebutkan bola dengan pemain Mali, Wilson Samake.Â
Pertandingan tersebut bukan sekadar uji coba biasa, melainkan ajang pembuktian kualitas Indonesia U23 menghadapi lawan dari konfederasi berbeda.
Secara permainan, hasil imbang itu dinilai cukup positif. Menghadapi tim dengan karakter permainan berbeda memberi pengalaman berharga bagi pemain muda Indonesia.Â
Laga tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menuju agenda kompetitif berikutnya.
Secara teknis, sanksi administratif ini tidak berdampak langsung pada posisi atau ranking Timnas Indonesia U23.Â
Tidak ada pengurangan poin, larangan bertanding, ataupun pembatasan agenda internasional. Namun, secara reputasi, kasus ini menjadi catatan yang harus segera diperbaiki.
Dalam konteks pembinaan jangka panjang, profesionalisme federasi sangat menentukan kepercayaan konfederasi dan federasi lain.Â
Jika pelanggaran administratif terus berulang, potensi sanksi yang lebih berat bisa saja muncul di masa depan.
Bagi Timnas Indonesia U23 sendiri, fokus tetap harus diarahkan pada pengembangan kualitas permainan.Â
Hasil imbang melawan Mali menunjukkan potensi yang menjanjikan. Mereka mampu bersaing dengan tim dari Afrika yang dikenal memiliki keunggulan fisik dan intensitas tinggi.
Ke depan, manajemen pertandingan internasional perlu lebih rapi agar agenda uji coba tetap berjalan lancar tanpa hambatan regulasi.Â
Momentum positif dari performa di lapangan jangan sampai ternodai oleh persoalan administratif. Sanksi Rp25 juta mungkin terlihat kecil dalam skala federasi nasional.Â
Namun, pesan yang terkandung di dalamnya cukup besar: tata kelola sepak bola modern menuntut disiplin penuh, bukan hanya di lapangan, tetapi juga dalam setiap prosedur resmi.
Kini, tantangan bagi PSSI adalah memastikan kesalahan serupa tidak terulang. Sementara itu, Timnas Indonesia U23 tetap berada di jalur pembinaan yang tepat, dengan pengalaman internasional yang semakin kaya dan kesiapan menghadapi turnamen berikutnya. (udn)
Load more