News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Joey Suk: Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Tiba-tiba Kabur, Bagaimana Kabarnya Kini?

Joey Suk masuk dalam gerbong proyek naturalisasi Timnas Indonesia pada tahun 2011 bersama dua nama lainnya, yaitu Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran.
Kamis, 19 Februari 2026 - 16:18 WIB
Joey Suk, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kabur saat mau sumpah WNI
Sumber :
  • Instagram/hnk_gorica

tvOnenews.com - Timnas Indonesia hampir saja memiliki gelandang berkualitas Eropa pada tahun 2011 silam.

Nama Joey Suk sempat menjadi buah bibir sebagai calon pemain naturalisasi kelas wahid yang diproyeksikan memperkuat lini tengah Skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, harapan publik sepak bola Tanah Air pupus setelah sang pemain secara mengejutkan mundur, tepat di ambang pintu peresmian status kewarganegaraannya.

Joey Suk, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kabur saat mau sumpah WNI
Joey Suk, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kabur saat mau sumpah WNI
Sumber :
  • Instagram/hnk_gorica

Kala itu, PSSI memang sedang gencar memburu talenta keturunan di Eropa demi membangun skuad tangguh untuk ajang SEA Games 2011.

Joey Suk masuk dalam gerbong proyek besar tersebut bersama dua nama lainnya, yaitu Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran.

Proses administrasi ketiganya tergolong sangat mulus, bahkan Keputusan Presiden (Keppres) terkait kewarganegaraan mereka sudah resmi diterbitkan pada 6 Juli 2011.

 

Absen di hari pengambilan sumpah

Joey Suk, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kabur saat mau sumpah WNI
Joey Suk, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kabur saat mau sumpah WNI
Sumber :
  • Instagram/hnk_gorica

Drama terjadi pada 3 Agustus 2011, tepat pada hari yang dijadwalkan untuk pengambilan sumpah WNI.

Di saat Diego dan Ruben hadir memenuhi panggilan negara, Joey Suk justru tidak menampakkan batang hidungnya tanpa alasan yang jelas.

Meskipun pemerintah dan PSSI sempat memberikan tenggat waktu tambahan selama 3 bulan, Joey tetap bergeming dan tidak kunjung menyelesaikan proses formalitas tersebut, hingga akhirnya Keppres miliknya hangus secara otomatis.

 

Muncul berbagai spekulasi mengenai alasan pengunduran dirinya, termasuk dugaan ketidaknyamanan Joey terhadap dinamika internal PSSI yang saat itu tengah bergejolak.

Namun, hingga kini, alasan pasti di balik keputusan "hilangnya" Joey Suk tetap menjadi misteri karena tidak pernah ada konfirmasi resmi dari pihak sang pemain.

 

Berkarier di Eropa dan habiskan waktu bersama keluarga

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Joey Suk, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kabur saat mau sumpah WNI
Joey Suk, calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kabur saat mau sumpah WNI
Sumber :
  • Instagram/gaeagles

Meski gagal membela Garuda, karier Joey di Benua Biru tetap berjalan impresif. Ia tercatat pernah memperkuat klub-klub mapan, seperti Go Ahead Eagles dan NEC Breda di Belanda, serta menjajal kompetisi Kroasia bersama HNK Gorica.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT